Senator AS Sebut Vladimir Putin Diktator Komunis yang Brutal

Minggu, 23 Mei 2021 - 10:02 WIB
loading...
Senator AS Sebut Vladimir...
Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto/Tampa Bay Times
A A A
WASHINGTON - Senator Amerika Serikat (AS) Ted Cruz menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai "komunis" yang didukung KGB. Ia mengungkapkan hal itu untuk merespons penyiar NBC, Brian Williams, yang melabelinya sebagai Krelim Cruzyangmembandingkan video perekrutan personil militer AS dengan video propaganda militer Rusia.

Menggambarkan Putin sebagai seorang diktator komunis dan brutal, Cruz mengutip kebencian seumur hidupnya terhadap komunisme dan berusaha untuk membuktikan bahwa media berita AS bekerja tanpa henti untuk mengurangi kekuatan militer Amerika. Cruz juga menuduh Presiden Joe Biden memberi Rusia kemampuan untuk membangun pipa gas alam Nord Stream 2 yang kontroversial ke Jerman.

"Saya benci komunis, keluarga saya dipenjara & disiksa oleh komunis, dan Brian adalah pembela yang tidak tahu malu untuk komunis Rusia (dan China dan Kuba)," katanya seperti dikutip dari Newsweek, Minggu (23/5/2021).

Baca juga: Putin Ancam Rontokkan Gigi Musuh yang Berani Gigit Rusia

"Ya, Kolonel Vladimir Putin dari KGB adalah — dan selalu — seorang komunis. Diktator sayap kiri yang paling brutal. Itulah mengapa Anda membela mereka," jawab Cruz, mengutip kenaikan pangkat Putin ke Letnan Kolonel selama 16 tahun dia bekerja sebagai perwira intelijen asing KGB.

Cruz juga menjelaskan bahwa dia menganggap Williams sebagai contoh menyedihkan dari media korporat yang korup dan memberikan alasan historis bahwa dia dan keluarganya membenci komunis dari negara mana pun. Cruz mengarahkan kembali percakapan tersebut dan menyarankan para pengkritiknya mulai menggunakan "Kremlin Joe".

Cruz kemudian mengeluh tentang respons Biden terhadap kesepakatan pipeline Nord Stream 2 baru-baru ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
BNPB: Kebakaran Hutan...
BNPB: Kebakaran Hutan di Banjarbaru Meluas hingga 3,7 Hektare, Tak Ada Korban
Intelijen Israel Bisiki...
Intelijen Israel Bisiki AS, Iran Ingin Bunuh Trump
Rekomendasi
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
Mengapa Api Jadi Simbol...
Mengapa Api Jadi Simbol Penyucian? Ki Atmo Akhirnya Ungkap Filosofi di Balik Ritual Ini
Heboh Email AFA Diretas...
Heboh Email AFA Diretas Sebut Argentina Diuntungkan Wasit
Berita Terkini
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved