Terus Meluas, Giliran Warga Texas Gelar Demonstrasi Anti-lockdown

Senin, 20 April 2020 - 09:01 WIB
loading...
A A A
Gubernur negara bagian bisa melakukan proses tersebut dengan bantuan pemerintah federal. “AS ingin kembali terbuka dan rakyat AS ingin membuka diri,” katanya. Dia mengungkapkan, isolasi nasional bukan solusi jangka panjang yang berkelanjutan. Dia mengatakan lagi kalau isolasi panjang bisa menjadi ganguan kesehatan publik, seperti penyalahgunaan narkoba dan alkohol, serangan jantung, serta permasalahan kesehatan mental.

Trump memang berkeinginan membuka ekonomi AS yang telah mengakibatkan jutaan orang menjadi pengangguran. Lebih dari 20 juta orang mendaftarkan diri sebagai pengangguran dalam satu bulan terakhir karena 90% orang di AS harus menjalani perintah berada di rumah.

Kebijakan baru Trump langsung disambut kritik Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS Nancy Pelosi. “Panduan itu tidak jelas dan tidak konsisten,” kata Pelosi, politikus dari Partai Demokrat.

Rekomendasi Trump juga dikritik Ron Klain, mantan pemimpin gugus tugas penanganan Ebola pada pemerintahan Barack Obama. “Itu bukan suatu rencana. Itu hanya power point,” katanya.

Hal sama diungkapkan Joe Biden, kandidat utama calon presiden dari Partai Demokrat, mengatakan rencana Trump tidak memiliki penjabaran yang spesifik. “Saya tidak menyebut itu sebagai rencana. Saya pikir apa yang dilakukannya, dia (Trump) memang sombong,” katanya.

Para pakar kesehatan mengatakan untuk menghindari gelombang kedua infeksi virus korona saat kembali bekerja, perlunya pengujian Covid-19 secara massal untuk melacak infeksi. Selain itu, pengujian antibodi bagi pasien yang pernah terinfeksi sehingga bisa menunjukkan imunitas, tapi gubernur dan para petugas kesehatan menyatakan tidak ada peralatan tes Covid-19.

AS merupakan negara jumlah kasus Covid-19 terbanyak di dunia mencapai 720.000 kasus dan 37.000 orang meninggal dunia. Setengah kasus itu berada di New York. Pada Sabtu lalu, sebanyak 540 orang meninggal dunia dan menunjukkan penurunan dari hari sebelumnya yang mencapai 630 orang. Jumlah pasien dirawat di unit intensif juga menurun drastis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Heboh! Polisi Geledah...
Heboh! Polisi Geledah Rumah Eks Wamen, 375 Kg Emas Batangan Ditemukan
Palestina: Militer Israel...
Palestina: Militer Israel Kuasai 80% Wilayah Gaza
Rekomendasi
Celuk Open 2026, Turnamen...
Celuk Open 2026, Turnamen Tenis yang Gaungkan Wellness
Perluas Akses Pembiayaan...
Perluas Akses Pembiayaan EV, Mandiri Auto Deals 2026 Tawarkan Pengalaman Menarik
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Infografis
Driver Online Gelar...
Driver Online Gelar Aksi Mogok Massal se-Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved