Dua Kali Dibom Israel dalam Sepekan, Komandan Hamas Deif Selalu Lolos
Rabu, 19 Mei 2021 - 13:01 WIB
loading...
A
A
A
Dia juga menjadi target dari beberapa upaya dinas keamanan Israel yang membuatnya tanpa mata, hilang satu tangan dan kedua kakinya.
Baca juga: PKS Prihatin Omongan Hendropriyono Soal Palestina Bukan Urusan Indonesia
Upaya pertama Israel dilakukan pada 2001, yang berikutnya pada 2002, 2003, 2006 dan pada 2014 selama Operation Protective Edge.
Aksi terakhir dapat membunuh istri dan salah satu anaknya. Dia awalnya diduga turut terbunuh dalam serangan itu tapi ternyata dia selamat.
Dianggap sebagai komandan yang terampil, Deif merilis pernyataan langka pada awal Mei yang memperingatkan Israel agar tidak mengusir keluarga Palestina dari lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem dan untuk mengeluarkan para polisi dari masjid al-Aqsa.
“Saya memberi hormat kepada rakyat Palestina yang teguh di Sheikh Jarrah di Yerusalem yang diduduki. Pemimpin perlawanan dan al-Qassam mengawasi dengan cermat apa yang terjadi di lingkungan itu,” ungkap Deif.
Baca juga: PKS Prihatin Omongan Hendropriyono Soal Palestina Bukan Urusan Indonesia
Upaya pertama Israel dilakukan pada 2001, yang berikutnya pada 2002, 2003, 2006 dan pada 2014 selama Operation Protective Edge.
Aksi terakhir dapat membunuh istri dan salah satu anaknya. Dia awalnya diduga turut terbunuh dalam serangan itu tapi ternyata dia selamat.
Dianggap sebagai komandan yang terampil, Deif merilis pernyataan langka pada awal Mei yang memperingatkan Israel agar tidak mengusir keluarga Palestina dari lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem dan untuk mengeluarkan para polisi dari masjid al-Aqsa.
“Saya memberi hormat kepada rakyat Palestina yang teguh di Sheikh Jarrah di Yerusalem yang diduduki. Pemimpin perlawanan dan al-Qassam mengawasi dengan cermat apa yang terjadi di lingkungan itu,” ungkap Deif.
Lihat Juga :