Hamas Waspada Tingkat Tinggi, Israel Siapkan Serangan Malam Besar-besaran
Rabu, 19 Mei 2021 - 12:01 WIB
loading...
Bom Israel menghancurkan gedung di Jalur Gaza pada malam hari. Foto/REUTERS
A
A
A
JALUR GAZA - Hamas meningkatkan kewaspadaan saat Israel merencanakan serangan malam besar-besaran menargetkan lokasi baru jaringan terowongan bawah tanah.
Pejuang Hamas saat ini mengarahkan roket ke pangkalan Angkatan Udara Israel di wilayah selatan, termasuk Tel Nof, Nevatim dan Ramon pada Rabu pagi (19/5). Sirene terdengar di tengah serangan ke Israel bagian tengah dan selatan.
“Pasukan Pertahanan Israel (IDF) merencanakan malam intensif dengan rencana untuk menyerang lokasi baru dari jaringan terowongan Hamas yang luas di dua bagian lain di Jalur Gaza yang belum diserang selama empat malam terakhir,” ungkap Juru Bicara IDF Brigadir Jenderal Hidai Zilberman.
Baca juga: Ulama Marah Besar, Israel Cemooh Alquran Saat Hujani Bom di Gaza
Dia membuat komentarnya setelah serangan roket menargetkan wilayah Eshkol di barat laut Negev. Dua pekerja Thailand tewas dan beberapa warga sipil serta seorang tentara Israel terluka.
Baca juga: Duta Besar Palestina di PBB Tantang Biden Soal Gencatan Senjata
Sebanyak 10 warga Israel terluka, empat orang di antaranya parah, menyusul serangan lebih dari 50 roket pada Selasa pagi.
Baca juga: PKS Prihatin Omongan Hendropriyono Soal Palestina Bukan Urusan Indonesia
Kedua pekerja Thailand itu meninggal dalam perjalanan ke Pusat Medis Universitas Soroka di Bersyeba.
Seorang tentara Israel berusia 19 tahun juga terluka di bagian atas tubuhnya oleh pecahan roket ketika roket menghantam penyeberangan Erez, di mana unitnya membantu mentransfer pengiriman bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza. Dia dipindahkan ke Pusat Medis Barzilai di Ashkelon dalam kondisi stabil.
Pejuang Hamas saat ini mengarahkan roket ke pangkalan Angkatan Udara Israel di wilayah selatan, termasuk Tel Nof, Nevatim dan Ramon pada Rabu pagi (19/5). Sirene terdengar di tengah serangan ke Israel bagian tengah dan selatan.
“Pasukan Pertahanan Israel (IDF) merencanakan malam intensif dengan rencana untuk menyerang lokasi baru dari jaringan terowongan Hamas yang luas di dua bagian lain di Jalur Gaza yang belum diserang selama empat malam terakhir,” ungkap Juru Bicara IDF Brigadir Jenderal Hidai Zilberman.
Baca juga: Ulama Marah Besar, Israel Cemooh Alquran Saat Hujani Bom di Gaza
Dia membuat komentarnya setelah serangan roket menargetkan wilayah Eshkol di barat laut Negev. Dua pekerja Thailand tewas dan beberapa warga sipil serta seorang tentara Israel terluka.
Baca juga: Duta Besar Palestina di PBB Tantang Biden Soal Gencatan Senjata
Sebanyak 10 warga Israel terluka, empat orang di antaranya parah, menyusul serangan lebih dari 50 roket pada Selasa pagi.
Baca juga: PKS Prihatin Omongan Hendropriyono Soal Palestina Bukan Urusan Indonesia
Kedua pekerja Thailand itu meninggal dalam perjalanan ke Pusat Medis Universitas Soroka di Bersyeba.
Seorang tentara Israel berusia 19 tahun juga terluka di bagian atas tubuhnya oleh pecahan roket ketika roket menghantam penyeberangan Erez, di mana unitnya membantu mentransfer pengiriman bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza. Dia dipindahkan ke Pusat Medis Barzilai di Ashkelon dalam kondisi stabil.
Lihat Juga :