Sekutu Israel, Hongaria Kutuk Seruan Gencatan Senjata Uni Eropa

Rabu, 19 Mei 2021 - 05:13 WIB
loading...
Sekutu Israel, Hongaria...
Menteri Luar Negeri Hongaria, Peter Szijjarto. Foto/IB Times
A A A
PARIS - Menteri Luar Negeri Hongaria , Peter Szijjarto, mengutuk pernyataan Uni Eropa (UE) tentang Israel ketika rekan-rekannya di Eropa menyerukan gencatan senjata antara Israel dan Palestina . Ia menyebutnya seruan itu sebagai seruan sepihak.

"Saya memiliki masalah umum dengan pernyataan Eropa tentang Israel," kata Szijjarto kepada AFP dalam sebuah wawancara yang dinukil IB Times, Rabu (19/5/2021).

"Ini biasanya sangat sepihak, dan pernyataan ini tidak membantu, terutama dalam keadaan saat ini, ketika ketegangan begitu tinggi," imbuhnya.

Baca juga: Brutalnya Pemboman Israel, 42.000 Warga Gaza Mengungsi dan Terlantar

Sebelumnya kepala kebijakan luar negeri UE Josep Borrell menyerukan gencatan senjata untuk menghentikan pertempuran antara Israel dan Palestina.

Borrell mengatakan pernyataan itu, yang dikeluarkan setelah konferensi video dengan para menteri luar negeri UE, didukung oleh semua negara anggota blok itu kecuali Hongaria.

Serangan udara hebat dan tembakan roket dalam konflik Israel-Gaza merenggut lebih banyak nyawa di kedua belah pihak pada Selasa setelah lebih dari seminggu pertempuran.

Kampanye pemboman Israel di Gaza telah menewaskan 213 warga Palestina, termasuk 61 anak-anak, dan melukai lebih dari 1.400 orang di Gaza dalam lebih dari seminggu pertempuran melawan kelompok Islam Hamas, menurut kementerian kesehatan di Gaza.

Sedangkan diperkirakan 12 orang telah tewas di Israel sebagai akibat dari serangan sekitar 3.300 roket dari Hamas sejak awal konflik, termasuk dua anak, menurut laporan pihak berwenang.

Baca juga: Korban Tewas Serangan Israel ke Gaza Meningkat Jadi 213, 61 Anak-anak

Israel telah menolak tuduhan bahwa pemboman di Gaza tidak proporsional, bersikeras pihaknya telah mencoba yang terbaik untuk menghindari kerusakan tambahan.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
Ducati hingga Tas Dior...
Ducati hingga Tas Dior Rampasan Kasus Korupsi K3 Bakal Dilelang KPK Desember 2026
Beda dengan Roy Suryo,...
Beda dengan Roy Suryo, Dokter Tifa Tidak Ajukan Gugatan Praperadilan
Polisi Tetapkan ART...
Polisi Tetapkan ART Angel Lelga sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencurian, Langsung Ditahan
Berita Terkini
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved