Apakah Israel Coba Sabotase Kesepakatan Nuklir Iran? Ini Kata Analis

Senin, 17 Mei 2021 - 01:00 WIB
loading...
Apakah Israel Coba Sabotase...
Ilustrasi
A A A
TEL AVIV - Fasilitas nuklir Iran di Natanz mengalami pukulan yang menghancurkan dalam bentuk pemadaman listrik pada malam pembicaraan informal antara Amerika Serikat (AS) dan Iran tentang kemungkinan kembali ke beberapa rendisi Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA). Menurut beberapa perkiraan, rencana Iran untuk memperkaya uranium tingkat senjata telah tertunda beberapa bulan karena parahnya serangan tersebut.

Dengan demikian, aset strategis Iran telah dikompromikan, dan Teheran telah dipermalukan karena keamanan yang tidak memadai dan kurangnya kontra intelijen, yang semuanya terjadi dalam konteks pemilihan presiden yang akan datang.

Baca: AS Siap Lakukan Segalanya untuk Cegah Iran Memperoleh Bom Nuklir

Lebih penting lagi, menurut analis politik Inggris, Batu Coskun, serangan itu telah menyabotase integritas pembicaraan lebih lanjut dengan AS dan membuat marah para pemimpin di Teheran.

Menurutnya, tidak mengherankan, para pejabat Iran telah menuding Israel, yang menganggap program nuklir Teheran sebagai ancaman keamanan yang tidak dapat dinegosiasikan.

"Sementara Israel tidak membantah atau mengambil tanggung jawab atas insiden tersebut, ada konsensus diam-diam di komunitas internasional bahwa serangan itu setidaknya dilakukan dengan anggukan dari Israel," ujarnya, seperti dilansir Anadolu Agency.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
Haul Akbar Ulama Betawi,...
Haul Akbar Ulama Betawi, Gus Muhaimin Urai Peran Besar Ulama Bangun Bangsa
Berita Terkini
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved