Massa Yahudi Israel Hajar Habis-habisan Pria Diduga Arab dan Disiarkan Langsung Televisi

Jum'at, 14 Mei 2021 - 09:12 WIB
loading...
Massa Yahudi Israel...
Massa Yahudi Israel menghajar habis-habisan seorang pria yang diduga Arab di pinggiran Tel Aviv, Rabu (12/5/2021) malam. Foto/Twitter @LunaSafwan
A A A
TEL AVIV - Massa sayap kanan Yahudi Israel menyeret seorang pria yang diduga etnik Arab dari mobilnya di dekat Tel Aviv. Pria itu dihajar habis-habisan hingga pingsan dan ironisnya amuk massa itu disiarkan langsung televisi setempat.

Amuk massa itu berlangsung Rabu malam, saat konflik Israel-Gaza berkecamuk.

Baca juga: Israel Juga Gempur Gaza dari Darat, Perang Semakin Besar

Rekaman siaran televisi yang mengejutkan menunjukkan seorang pria diseret keluar dari mobilnya dan dipukuli oleh puluhan orang hingga pingsan.

Serangan itu—disiarkan langsung oleh stasiun televisi Kan—terjadi di kawasan pejalan kaki pinggir laut Bat Yam, selatan Tel Aviv.

Polisi dan layanan darurat baru tiba di lokasi kejadian 15 menit kemudian, sementara korban terbaring tak bergerak di tengah jalan.

Orang-orang di kerumunan itu membenarkan serangan tersebut dengan mengatakan bahwa pria itu adalah seorang Arab yang mencoba menghajar kaum nasionalis sayap kanan.

"Korban 'hukuman mati-matian' ini terluka parah tetapi stabil," kata rumah sakit Ichilov di Tel Aviv dalam sebuah pernyataan, tanpa mengungkapkan identitasnya, seperti dikutip AFP, Kamis (13/5/2021) malam.

Anggota parlemen sayap kanan Betzalel Smotrich, kepala Partai Zionisme Religius, mengatakan dia malu atas kekejaman yang mengerikan dari serangan itu.

"Saudara-saudara Yahudi, hentikan! Dalam keadaan apa pun kita tidak boleh membiarkan diri kita ambil bagian dalam tindakan kekerasan," katanya.

Kepala rabi Israel Yitzhak Yossef menyerukan diakhirinya serangan oleh orang-orang Yahudi.

"Warga yang tidak bersalah diserang oleh organisasi teroris, hatinya berat dan gambarannya sulit, tetapi kami tidak bisa membiarkan diri kami ditarik ke dalam provokasi dan agresi," katanya.

Issawi Fredj, seorang wakil Arab dari partai sayap kiri Meretz, mengatakan gambar-gambar itu adalah tanda bahwa negara Israe sedang menuju perang saudara.

Demonstrasi oleh aktivis sayap kanan meletus Rabu malam di beberapa kota, yang menyebabkan bentrokan dengan polisi dan terkadang dengan orang Arab Israel.

Polisi mengatakan mereka menanggapi insiden kekerasan di kota-kota termasuk Acre, Haifa dan Lod.

Di Acre, kota campuran Arab-Yahudi di barat laut Israel, seorang Yahudi terluka parah oleh pelempar batu.

"Para perusuh di Lod dan Acre tidak mewakili orang Arab Israel, para perusuh di Bat Yam ... tidak mewakili orang Yahudi Israel, kekerasan tidak akan mendikte hidup kami," kata pemimpin oposisi Yair Lapid, yang saat ini ditugaskan untuk membentuk pemerintahan setelah Pemilu Maret.

Baca juga: Perang dengan Hamas Memanas, 120 Personel Militer AS Hengkang dari Israel

Militan Palestina di Gaza telah meluncurkan ribuan roket sejak Senin malam ke Israel. Sedangkan Israel merespons dengan melakukan serangan udara di daerah kantong pesisir yang padat itu.

Permusuhan paling intens dalam tujuh tahun antara Israel dan kelompok bersenjata Gaza dipicu oleh kerusuhan akhir pekan di kompleks masjid Al-Aqsa Yerusalem.

Hingga saat ini, Jumat (14/5/2021), korban tewas di Gaza sudah mencapai 109 orang termasuk 28 anak dan beberapa wanita. Sedangkan di Israel ada tujuh orang yang tewas termasuk seorang tentara militer dan satu warga India.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Catat! Biaya Visa Masuk...
Catat! Biaya Visa Masuk Jepang Naik 5 Kali Lipat, Jadi Rp1,7 Juta
Rekomendasi
Dari Barak Militer ke...
Dari Barak Militer ke Panggung Politik, Perjalanan Ferry Irawan Panglima Baru Perindo Sultra
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung: Hukum Berat!
Megawati Gelar Silaturahmi...
Megawati Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Gerakan Nurani Bangsa, Ada Istri Gus Dur hingga Romo Magnis
Berita Terkini
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Infografis
Yahudi Haredi dan Neturei...
Yahudi Haredi dan Neturei Karta, Kelompok Penentang Zionis Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved