Raja Salman dan Putra Mahkota Mendaftar untuk Program Donasi Organ

Rabu, 12 Mei 2021 - 06:31 WIB
loading...
Raja Salman dan Putra...
Raja Salman dan Putra Mahkota Arab Saudi Muhammad Bin Salman. Foto/spa
A A A
RIYADH - Sebagai bentuk aksi kemanusiaan, Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman dan Putra Mahkota Arab Saudi Muhammad Bin Salman telah mendaftar untuk program donor organ yang dilakukan Saudi Center for Organ Transplantation (SCOT).

Langkah tersebut adalah bagian dari perhatian besar yang diterima para pasien dengan kegagalan organ stadium akhir dari Penjaga Dua Masjid Suci dan Putra Mahkota.

Keputusan Raja Salman dan Putra Mahkota itu mencerminkan dorongan kepemimpinan bagi semua warga dan penduduk untuk mendaftar dalam program donasi organ.

Baca juga: Jalur Gaza Membara, Korban Tewas Warga Palestina Tambah Menjadi 28 Orang

Inisiatif ini juga sangat penting dalam memberikan harapan kepada para pasien yang hidupnya bergantung pada transplantasi organ baru sesuai firman Tuhan Yang Maha Esa bahwa, “Siapapun yang menyelamatkan satu nyawa, sama seperti dia menyelamatkan nyawa seluruh umat manusia.”

Baca juga: Kekacauan Saat Pasukan Israel ‘Acak-acak’ Bagian Dalam Masjid Al Aqsa

Pusat Transplantasi Organ Saudi (SOTC), yang sebelumnya dikenal sebagai Yayasan Ginjal Nasional, didirikan Raja Salman untuk melaksanakan program transplantasi organ kadaver dan mengkoordinasikan fasilitas perawatan ginjal di Kerajaan.

Baca juga: Jaringan Pipa Energi Israel Hancur Dihajar Roket Pejuang Gaza

Lembaga itu kemudian diubah namanya menjadi SOTC untuk mencakup transplantasi berbagai organ selain ginjal.

Dunia saat ini sangat kekurangan donor organ sehingga semakin banyak jumlah pasien yang menunggu dalam daftar penerima organ donor.

Proses untuk mendaftar dalam program donor yang dapat menyelamatkan nyawa itu pun sangat mudah dan cepat.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Arab Saudi Ungkap 1,7...
Arab Saudi Ungkap 1,7 Juta Jemaah Laksanakan Ibadah Haji Tahun Ini
Sekutu Trump: Pangeran...
Sekutu Trump: Pangeran MBS Bisa Akui Israel Hari Ini, Masalahnya Ada di Raja Salman
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Putin Akui Ekonomi Rusia...
Putin Akui Ekonomi Rusia Hancur akibat Serangan Ukraina: Tapi Kami Cepat Pulih
Rekomendasi
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Pangkas BBM, PLN Borong...
Pangkas BBM, PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron Fox 350 Buat Operasional Jawa Timur
Berita Terkini
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved