Al Aqsa Membara, Hamas Serukan Arab Saudi dan Iran Bersatu

Selasa, 11 Mei 2021 - 20:11 WIB
loading...
Al Aqsa Membara, Hamas...
Hamas menyerukan Arab Saudi dan Iran bersatu di tengah tindakan brutal Israel di Masjid al-Aqsa. Foto/Ilustrasi
A A A
YERUSALEM - Kelompok gerakan Islam Palestina , Hamas , menyerukan persatuan antara dua arch rival Iran dan Arab Saudi . Diharapkan diplomasi mereka baru-baru ini akan berkembang menjadi dukungan regional yang lebih kuat untuk Palestina yang terlibat dalam eskalasi tajam dalam konflik selama puluhan tahun dengan Israel , yang mengeluarkan ancaman terhadap musuh mana pun yang ingin bergabung dalam konflik yang terus meningkat ini.

Seperti diketahui Iran dan Arab Saudi dilaporkan telah melakukan pembicaraan secara diam-diam. Kedua negara memutuskan hubungan pada awal 2016 di tengah perselisihan atas eksekusi seorang ulama Syiah oleh Arab Saudi, yang sebagian besar Sunni, atas tuduhan terorisme dan pembakaran kedutaan Riyadh di Iran yang mayoritas Muslim Syiah.

Kemungkinan pemulihan hubungan bisa berarti penurunan dalam perselisihan pengaruh di seluruh wilayah dan kalibrasi ulang prioritas utama mereka. Di mata Hamas, itu juga bisa berarti fokus bersama pada perjuangan Palestina pada saat kekacauan meningkat dan pengaruh politik berkurang karena lebih banyak negara Arab menjalin hubungan dengan Israel.

Baca juga: Arab Saudi Resmi Akui Berunding dengan Iran, Hasil Masih Terlalu Dini

"Kami berharap pembicaraan (antara Iran dan Arab Saudi) akan berhasil, dan kami berharap ini akan membantu menstabilkan Iran dan seluruh kawasan," kata juru bicara Hamas.

"Ini pasti akan membantu meningkatkan solidaritas dengan Palestina," imbuhnya seperti dikutip dari Newsweek, Selasa (11/5/2021).

Tetapi ketika Hamas berusaha untuk melenturkan hubungan internasionalnya dengan seruan dari Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, IDF mengeluarkan peringatan kepada musuh mana pun yang mempertimbangkan untuk bergabung dengan pasukan paramiliter Palestina yang menembakkan roket ke Israel.

"Kami siap untuk berbagai skenario. Dan seperti yang kami lihat sebelumnya, kami melihat serangan oleh Hamas ini sebagai serangan yang sangat parah, dan kami bermaksud meminta pertanggungjawaban mereka atas agresi mereka terhadap Israel," ujar juru bicara IDF Letnan Kolonel Jonathan Conricus kata Newsweek.

"Dan saya benar-benar tidak merekomendasikan musuh kita untuk bergabung dengan Hamas, karena mereka akan menerima jenis serangan yang sama terhadap infrastruktur militer yang sekarang diterima dan akan diterima Hamas," ancamnya.

Hamas dan kelompok Jihad Islam Palestina yang berbasis di Gaza telah meluncurkan 200 roket ke Israel yang menargetkan kota-kota dan permukiman Israel. Serangan roket itu sebagai respons atas kebrutalan tentara Israel di Masjid al-Aqsa yang dihormati di Yerusalem. Operasi itu dilakukan di tengah lonjakan kerusuhan seputar upaya untuk mengusir keluarga Palestina yang tinggal di lingkungan Sheikh Jarrah.

Baca juga: Israel Diserang Ratusan Roket Gaza, Isyaratkan Akan Perang Besar-besaran

Peristiwa tersebut telah memicu penyelarasan di seluruh wilayah, termasuk dari Turki dan Iran, yang keduanya mempublikasikan panggilan dengan kepala politik Hamas Ismail Haniyeh pada hari Senin, serta dari seluruh Dunia Arab, termasuk Arab Saudi yang berpengaruh.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Iran-Israel Perang Lagi,...
Iran-Israel Perang Lagi, Arab Saudi Aktifkan Peringatan Serangan Udara
Rekomendasi
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Pelanggaran Berat Kode...
Pelanggaran Berat Kode Etik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Dipecat
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
Berita Terkini
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved