AS Blokir Pernyataan DK PBB Soal Aksi Kekerasan Israel di Yerusalem

loading...
AS Blokir Pernyataan DK PBB Soal Aksi Kekerasan Israel di Yerusalem
Warga Palestina bentrok dengan pasukan keamanan Israel di kompleks Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem, 10 Mei 2021. Foto/timesofisrael
NEW YORK - Sebagian besar negara anggota Dewan Keamanan (DK) PBB bertekad untuk mengeluarkan pernyataan terkait bentrokan yang sedang berlangsung antara Palestina dan Israel di Yerusalem meskipun di tentang oleh Amerika Serikat (AS).

DK PBB yang beranggotakan 15 negara melakukan pertemuan tertutup ketika aksi kekerasan meluas dari Masjid al-Aqsa dengan roket yang ditembakkan oleh kelompok gerakan Islam Hamas dan pasukan Israel.

Ketegangan dimulai minggu lalu setelah pasukan Israel berbaris melalui Sheikh Jarrah di Yerusalem, dan pemukim Israel terlihat berusaha mengusir keluarga Palestina dari rumah mereka. Pengadilan Israel sebelumnya telah memutuskan bahwa warga Palestina harus diusir, tetapi Mahkamah Agung Tel Aviv telah menunda keputusan atas keputusan tersebut.



Baca juga: Yerusalem Timur Memanas, Israel Coba Gusur Paksa Rakyat Palestina

Senin bisa dibilang menjadi hari paling kejam karena ratusan roket ditembakkan ke Israel sebelum serangan udara Israel di Jalur Gaza menewaskan sedikitnya 20 orang, termasuk sembilan anak-anak.

"Anggota DK PBB bertemu untuk membahas draf pernyataan yang diusulkan oleh Tunisia dan Norwegia serta didukung oleh China," kata para diplomat yang berpartisipasi dalam pertemuan itu seperti dikutip dari Al Arabiya, Selasa (11/5/2021).

Tetapi tidak ada pernyataan yang dikeluarkan karena keberatan dari AS, yang mengatakan langkah seperti itu akan semakin memperumit masalah, menurut seorang diplomat senior Barat.



Meski demikian, mayoritas negara anggota lainnya yang ikut serta dalam pertemuan itu menekankan perlunya mengeluarkan resolusi tentang perkembangan terkini.

Pemerintahan Biden telah mengeluarkan beberapa pernyataan tegas yang mengkritik penggusuran Sheikh Jarrah sementara juga menyuarakan dukungan untuk hak Israel mempertahankan diri dari serangan roket.



Baca juga: AS Tak Terima Ratusan Roket Gaza Menyerang Israel

Negara-negara anggota yang berkumpul menekankan perlunya baik Palestina dan Israel untuk mengurangi ketegangan, sementara draf pernyataan awal mengeluarkan kecaman keras terhadap Israel, menyerukannya untuk menghentikan kegiatan pemukiman, pembongkaran dan penggusuran, menurut sebuah versi pernyataan yang dilihat oleh Al Arabiya.

Pasukan Israel juga akan diminta untuk menahan diri sepenuhnya terhadap pengunjuk rasa damai sambil menegaskan kembali bahwa satu-satunya jawaban adalah solusi dua negara.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top