Blinken Sebut AS Coba Tingkatkan Bantuan Keamanan ke Ukraina

Kamis, 06 Mei 2021 - 21:06 WIB
loading...
Blinken Sebut AS Coba...
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Antony Blinken mengatakan bahwa AS secara aktif berupaya meningkatkan bantuan keamanan ke Ukraina. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) , Antony Blinken mengatakan bahwa AS secara aktif berupaya meningkatkan bantuan keamanan ke Ukraina . Pernyataan ini datang di tengah masih tingginya ketegangan antara Ukraina dan Rusia.

Berbicara pasca melakukan pertemuan dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy, Blinken juga mengatakan bahwa Rusia masih meninggalkan sejumlah besar pasukan dan peralatan di dekat perbatasan Ukraina, meskipun mengumumkan penarikan bulan lalu. Baca juga: Sambangi Eropa, Biden Berharap Bisa Bertemu dengan Putin

"Dalam hal ancaman, itu tetap ada. Rusia telah menarik kembali beberapa pasukan tetapi pasukan signifikan tetap berada di perbatasan Ukraina," kata Blinken dalam sebuah pernyataan.

"Rusia memiliki kapasitas dalam waktu yang cukup singkat untuk mengambil tindakan agresif jika memang diinginkan," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Kamis (6/5/2021).

Sementara itu, sebelumnya Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan, AS tidak akan berperang untuk Ukraina di Donbas. Mereka, yang berpikir sebaliknya, ucap Lavrov, tidak berharga. Baca juga: Kejahatan Rasial di AS: Wanita Asia Kepalanya Dihantam Palu di New York

"Tidak ada gunanya mengandalkan bantuan militer AS. Ini selalu diketahui semua orang. Jika ada yang berilusi bahwa bantuan seperti itu akan datang, penasihat semacam itu tidak berguna dalam pemerintahan manapun, termasuk pemerintah Zelensky," kata Lavrov.

Dia menuturkan bahwa tanggung jawab utama untuk penyelesaian Ukraina saat ini terletak pada Barat, karena memiliki "pengaruh nyata" pada kepemimpinan Ukraina dan dapat membuatnya mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melaksanakan Perjanjian Minsk.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Bukan Sekadar Healing,...
Bukan Sekadar Healing, Ini Tren Wisata Psikologis yang Sedang Berkembang di Indonesia
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Berita Terkini
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved