Meksiko Umumkan Masa Berkabung Nasional Pasca Insiden Ambruknya Jembatan Rel Kereta

Rabu, 05 Mei 2021 - 21:47 WIB
loading...
Meksiko Umumkan Masa...
Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador mengumumkan masa berkabung nasional pasca insiden ambruknya jembatan layang kereta api di Mexico City. Foto/REUTERS
A A A
MEXICO CITY - Presiden Meksiko , Andres Manuel Lopez Obrador mengumumkan masa berkabung nasional pasca insiden ambruknya jembatan layang kereta api di Mexico City. Masa berkabung itu akan berlangsung selama tiga hari.

"Masa berkabung nasional selama tiga hari diumumkan karena tragedi di Jalur 12 kereta bawah tanah Mexico City," bunyi dekrit yang diterbitkan oleh harian resmi pemerintah Meksiko, Diario Oficial de la Federation, seperti dilansir Tass pada Rabu (5/5/2021).

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Pekerja Kereta Bawah Tanah Meksiko, Homero Zavala menuturkan bahwa sistem kereta bawah tanah Mexico City mungkin menghadapi lebih banyak bencana serupa.

"Sebuah tragedi dapat terjadi, bahkan mungkin lebih besar dari yang terjadi pada hari Senin," ucap Zavala. Baca juga: Korban Tewas Ambruknya Jembatan Rel Kereta di Meksiko Jadi 24

Menurut Zavala, elemen struktur tertentu di jalur B, 5 dan 9 sudah aus total. "Otoritas ibu kota harus menyadari bahwa seluruh sistem sedang terancam saat ini," katanya.

Dia lalu mengatakan bahwa sekitar 8.000 anggota serikat pekerja dapat melakukan pemogokan segera, menuntut pengunduran diri Florencio Serrania, Direktur Metro Mexico City. Baca juga: CCTV Merekam Momen Ambruknya Jembatan Rel Kereta Meksiko

Serrania sebelumnya mengatakan bahwa jembatan layang yang runtuh telah diperiksa sepenuhnya pada tahun 2019 dan menjalani pemeriksaan tambahan pada tahun 2020, tanpa ditemukan cacat serius.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
3 Fakta Kereta Leo Express...
3 Fakta Kereta Leo Express dengan Rute Terpanjang di Eropa hingga 1.300 Km
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Meksiko, 10 Tewas, Termasuk 6 Orang Sekeluarga
Kereta Tabrak Bus di...
Kereta Tabrak Bus di Thailand, 8 Orang Tewas
10 Kereta Api Tercepat...
10 Kereta Api Tercepat di Dunia, Nomor 1 Melaju 460 Km/Jam
Deretan Kecelakaan Kereta...
Deretan Kecelakaan Kereta Api Terburuk dalam Sejarah, Nomor 5 Paling Tragis
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
Profil 10 Pahlawan Nasional...
Profil 10 Pahlawan Nasional Tahun 2025 dan Jasanya bagi Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved