Jumlah Pengunjung Masjidil Haram Diprediksi Meningkat di 10 Hari Terakhir Ramadhan
Minggu, 02 Mei 2021 - 09:35 WIB
loading...
Arab Saudi memprediksi akan ada lonjakan pengunjung ke kota Makkah di 10 hari terakhir bulan Ramadan. Foto/REUTERS
A
A
A
MAKKAH - Arab Saudi memprediksi akan ada lonjakan pengunjung ke kota Makkah di 10 hari terakhir bulan Ramadan . Saudi menyebut, lonjakan pengunjung mungkin bukan hanya datang dari dalam negeri, tapi juga luar negeri.
Wakil Menteri Haji dan Umrah Saudi, Abdulfattah Mashat mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan diri untuk menyambut para pengunjung yang hendak menjalankan ibadah Umrah. Baca juga: Layani Jamaah selama Ramadhan, 99 Personel Wanita Dikerahkan di Masjid Nabawi
"Kami telah mendirikan sejumlah pusat di sekitar Masjidil Haram di Makkah, yang dikenal sebagaiā Pusat Perawatan"," ucapnya, seperti dilansir Saudi Gazzete pada Minggu (2/5/2021).
Pusat perawatan, jelasnya, memberikan layanan langsung dan memberikan Umrah dan izin salat kepada pengunjung setelah mereka tiba di Saudi dan memastikan mereka telah mengikuti semua tindakan kesehatan, dan tindakan pencegahan.
"Terdapat perusahaan spesialis di bidang umrah yang fungsi utamanya adalah menyelenggarakan umroh yang datang dari luar negeri. Ada koordinasi antara perusahaan-perusahaan ini dengan Kementerian Haji dan Umrah untuk mengeluarkan izin terlebih dahulu," ujarnya.
Wakil Menteri Haji dan Umrah Saudi, Abdulfattah Mashat mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan diri untuk menyambut para pengunjung yang hendak menjalankan ibadah Umrah. Baca juga: Layani Jamaah selama Ramadhan, 99 Personel Wanita Dikerahkan di Masjid Nabawi
"Kami telah mendirikan sejumlah pusat di sekitar Masjidil Haram di Makkah, yang dikenal sebagaiā Pusat Perawatan"," ucapnya, seperti dilansir Saudi Gazzete pada Minggu (2/5/2021).
Pusat perawatan, jelasnya, memberikan layanan langsung dan memberikan Umrah dan izin salat kepada pengunjung setelah mereka tiba di Saudi dan memastikan mereka telah mengikuti semua tindakan kesehatan, dan tindakan pencegahan.
"Terdapat perusahaan spesialis di bidang umrah yang fungsi utamanya adalah menyelenggarakan umroh yang datang dari luar negeri. Ada koordinasi antara perusahaan-perusahaan ini dengan Kementerian Haji dan Umrah untuk mengeluarkan izin terlebih dahulu," ujarnya.
Lihat Juga :