Qatar Akui Bayar Pelobi AS Agar Dekat Gedung Putih dan Kongres
Rabu, 28 April 2021 - 13:31 WIB
loading...
A
A
A
Laporan itu mengatakan Qatar telah memperkuat jaringan lobinya sejak dimulainya boikot Teluk 2017, ketika Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik, perdagangan dan transportasi dengan Qatar.
Baca juga: Putra Mahkota: Kami Hampir Mencapai Tujuan Visi Arab Saudi sebelum 2030
Keempat negara Teluk itu menuduh Qatar mendukung terorisme, tuduhan yang disangkal Doha.
Bloomberg melaporkan Qatar telah menghabiskan USD4 juta untuk pelobi pada 2016, dan USD12,9 juta pada 2017.
Duta Besar Qatar untuk AS Sheikh Meshal bin Hamad Al Thani mengatakan negara itu "menyewa pelobi untuk memperbaiki kesalahan faktual dan mengatasi kerusakan akibat kampanye disinformasi terhadap reputasi kami," dalam wawancara dengan Bloomberg.
Dia menambahkan bahwa Qatar "membela" diri melalui lobi.
"Pelobi AS juga dapat berusaha membantu memastikan dukungan untuk berbagai kepentingan Qatar lainnya, termasuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 dan melanjutkan pembelian pertahanan dari AS," ungkap laporan itu.
Baca juga: Putra Mahkota: Kami Hampir Mencapai Tujuan Visi Arab Saudi sebelum 2030
Keempat negara Teluk itu menuduh Qatar mendukung terorisme, tuduhan yang disangkal Doha.
Bloomberg melaporkan Qatar telah menghabiskan USD4 juta untuk pelobi pada 2016, dan USD12,9 juta pada 2017.
Duta Besar Qatar untuk AS Sheikh Meshal bin Hamad Al Thani mengatakan negara itu "menyewa pelobi untuk memperbaiki kesalahan faktual dan mengatasi kerusakan akibat kampanye disinformasi terhadap reputasi kami," dalam wawancara dengan Bloomberg.
Dia menambahkan bahwa Qatar "membela" diri melalui lobi.
"Pelobi AS juga dapat berusaha membantu memastikan dukungan untuk berbagai kepentingan Qatar lainnya, termasuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 dan melanjutkan pembelian pertahanan dari AS," ungkap laporan itu.
Lihat Juga :