Lebanon Berperang Melawan Serbuan Belalang, Tentara Dikerahkan

Rabu, 28 April 2021 - 08:31 WIB
loading...
Lebanon Berperang Melawan...
Helikopter militer menyemprotkan pestisida ke kawanan belalang di Lebanon. Foto/arabnews/afp
A A A
BEIRUT - Helikopter militer menyemprot lahan pertanian di timur laut Lebanon untuk membantu petani memerangi kawanan belalang yang terbang ke negara itu.

“Badan PBB menyebut peristiwa sangat langka itu disebabkan perubahan arah angin,” ungkap laporan Reuters.

Kementerian Pertanian (Kementan) Lebanon saat ini dalam keadaan siaga penuh. “Sejumlah besar belalang telah dimusnahkan,” ungkap pernyataan Kementan.

Baca juga: Israel Marah Disebut Lakukan Kejahatan Apartheid pada Orang Palestina

“Sejauh ini tidak ada kerugian pertanian yang besar, tetapi ada kekhawatiran bahwa lebih banyak kawanan dapat tertiup ke selatan Lebanon,” ungkap juru kunci Menteri Pertanian Abbas Mortada kepada Reuters.

Baca juga: Ulama Mesir, Yusuf Qaradawi Terinfeksi Covid-19

"Kami berhasil dalam waktu singkat untuk menghancurkan sejumlah besar kawanan belalang tetapi beberapa telah melarikan diri dan masih ada dalam jumlah besar, sebagian besar di daerah Hermel di Marjaheen," ujar Mortada.

Baca juga: Polisi Israel Mundur dari Gerbang Damaskus Yerusalem, Warga Palestina Bersukacita

Belalang, yang mengancam tanaman, adalah tambahan terbaru dalam daftar panjang tantangan yang dihadapi Lebanon.

Saat ini Lebanon sedang berjuang melawan krisis keuangan terburuk dalam beberapa dekade.

Wilayah Baalbek-Hermel di timur laut sebagian besar memiliki peternakan dengan beberapa perkebunan ceri yang terpengaruh oleh belalang sejauh ini.

Adapun di selatan Lebanon memiliki lebih banyak lahan pertanian.

"Kami siap untuk apa pun yang mungkin terjadi," papar Mortada.

Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) mengatakan kejadian itu tidak biasa di daerah itu tetapi perubahan arah angin telah meniup belalang dari Arab Saudi ke Yordania dan seterusnya ke Suriah dan Lebanon.

"Ini adalah kejadian yang sangat langka, tempat berkembang biak berada di pantai Laut Merah, pantai utara Arab Saudi, jadi mereka tertiup masuk melalui Yordania dan Suriah," papar Maurice Saade, perwakilan FAO di Lebanon.

"Tapi sejauh ini hama itu terkendali dan saya jelas tidak melihat ada yang perlu dikhawatirkan," pungkas dia.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Israel Rebut Kastil...
Israel Rebut Kastil Beaufort di Nabatieh, Situs Bersejarah Strategis Milik Lebanon
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Sosok Elon Musk, Triliuner...
Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Ruben Onsu Unggah Video...
Ruben Onsu Unggah Video Giorgio Ngopi di Rumah Sarwendah, Captionnya Bikin Heboh
Berita Terkini
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved