Beredar Video Wanita Afghanistan Memohon Ampun Dicambuk Taliban 40 Kali

Selasa, 27 April 2021 - 19:11 WIB
loading...
A A A
Seorang pria pertama-tama mengambil cambuk sebelum menyerahkan kepada yang lain yang tampaknya mencambuk wanita itu lebih keras saat dia memohon belas kasihan.

"Saya bertobat, ini salah saya, saya mengacau," teriak wanita itu sambil menggeliat di bawah burqanya.

France 24 melaporkan pemuda yang berbicara dengan wanita itu melalui telepon juga ditangkap dan ditahan di sel penjara pada saat rekaman itu direkam.

Kemunculan video ini berfungsi untuk menggarisbawahi kekuatan yang masih dimiliki Taliban di negara itu meskipun Washington telah melakukan intervensi militer selama dua dekade dan triliunan dolar dikucurkan untuk meningkatkan kehidupan.

Presiden AS Joe Biden pada awal bulan ini mengumumkan rencananya untuk menarik 2.500 tentara AS yang tersisa pada 11 September, bertepatan dengan peringatan 20 tahun serangan 9/11.

Baca juga: Biden Tarik Pasukan AS dari Afghanistan pada 11 September

Keputusan sepihak ini mengabaikan tanggal yang ditetapkan oleh Taliban dan pemerintah Afghanistan dalam Perjanjian Doha pada Februari tahun lalu menyusul pembicaraan damai yang ditengahi oleh Washington. Menurut perjanjian itu, pasukan AS dan sekutunya NATO harus menarik diri dari Afghanistan dalam waktu 14 bulan, pada 1 Mei 2021, asalkan kedua pihak menjunjung tinggi sisi perjanjian mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
BNPP dan Pemkab Kepulauan...
BNPP dan Pemkab Kepulauan Meranti Percepat Pemerataan Pembangunan Kawasan Perbatasan
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Berita Terkini
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Infografis
Geser Taylor Swift,...
Geser Taylor Swift, Lucy Guo Jadi Wanita Terkaya Termuda di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved