China Minta AS Jelaskan Mengapa Washington Gagal Bendung Covid-19!

Kamis, 21 Mei 2020 - 21:47 WIB
loading...
China Minta AS Jelaskan...
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian mendesak Pompeo untuk menjelaskan mengenai bagaimana AS merespon Covid-19 dan mengapa mereka gagal membendung penyebarannya. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - Hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan China terus memburuk, seiring dengan terus berlangsungnya pandemi Covid-19. Kedua negara telah saling melemparkan serangan verbal terkait dengan virus ini.

Terbaru, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian menyebut Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo sangat tidak bertanggung dengan komentar-komentarnya terhadap Beijing atas Covid-19. Dia lalu mendesak Pompeo untuk menjelaskan mengenai bagaimana AS merespon virus ini dan mengapa mereka gagal membendung penyebarannya.

"Mengapa pemerintah AS tidak mengambil tindakan kontrol dan pencegahan antara Januari dan Maret?" tanya Zhao, seperti dilansir Reuters pada Kamis (21/5/2020).

"Mengapa mereka gagal membendung penyebaran cepat virus Corona di AS? Dia (Pompeo) memiliki tanggung jawab untuk menjelaskan hal ini kepada dunia," sambungnya saat menggelar konferensi pers di Beijing.

Sebelumnya, Pompeo menyebut respon dan kontribusi China dalam menanggulangi Covid-19 sangat kecil dibandingkan dengan dampak yang ditimbulkan virus itu. Ini adalah respon atas pengumuman Xi Jinping bahwa China akan menyalurkan USD 2 miliar dalam penanggulangan Covid-19.

Pompeo kemudian menolak klaim Xi bahwa Beijing telah bertindak transparan tentang wabah ini. Dia mengatakan jika Xi ingin menunjukkan itu, ia harus mengadakan konferensi pers dan mengizinkan wartawan untuk menanyakan apa pun yang mereka sukai.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
Trump Ulang Tahun Ke-80,...
Trump Ulang Tahun Ke-80, Dimeriahkan dengan Laga UFC di Gedung Putih
Rekomendasi
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
J-36 China Diklaim Bisa...
J-36 China Diklaim Bisa Pecundangi Pesawat Pengebom B-21 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved