Roket-roket Katyusha Hujani Pangkalan Militer Irak Penampung Pasukan AS
Sabtu, 24 April 2021 - 05:05 WIB
loading...
Roket Katyusha ditembakkan dari kendaraan militer. Foto/anadolu
A
A
A
BAGHDAD - Satu pangkalan udara militer Irak , yang menampung pasukan Amerika Serikat (AS), menjadi sasaran serangan tiga roket Katyusha.
Serangan itu diungkapkan seorang perwira polisi Irak, dilansir Anadolu Agency.
“Tiga roket itu menargetkan Pangkalan Udara Martir Muhammad Ala di dalam bandara Baghdad,” ungkap seorang petugas polisi Baghdad.
Baca juga: Iran: Serangan Rudal Dekat Reaktor Dimona Pesan untuk Israel
Petugas, yang memilih untuk tidak disebutkan namanya itu menjelaskan, "Tidak jelas sampai sekarang apakah ada korban atau cedera akibat serangan itu."
Baca juga: Pria Tunisia Tikam Polisi Wanita Hingga Tewas di Prancis
Pekan ini terjadi serangan lain ketika lima roket Katyusha menghantam pangkalan udara Balad, melukai dua personel keamanan Irak.
Baca juga: Pentagon Ikut Sedih, Kirim Aset Udara Cari Kapal Selam KRI Nanggala-402
Pangkalan udara itu menampung pasukan gabungan, termasuk tentara Irak dan Amerika Serikat, serta pasukan asing lainnya dari koalisi internasional pimpinan AS.
Serangan itu menegaskan ancaman yang masih dihadapi pasukan asing di Irak.
Serangan itu diungkapkan seorang perwira polisi Irak, dilansir Anadolu Agency.
“Tiga roket itu menargetkan Pangkalan Udara Martir Muhammad Ala di dalam bandara Baghdad,” ungkap seorang petugas polisi Baghdad.
Baca juga: Iran: Serangan Rudal Dekat Reaktor Dimona Pesan untuk Israel
Petugas, yang memilih untuk tidak disebutkan namanya itu menjelaskan, "Tidak jelas sampai sekarang apakah ada korban atau cedera akibat serangan itu."
Baca juga: Pria Tunisia Tikam Polisi Wanita Hingga Tewas di Prancis
Pekan ini terjadi serangan lain ketika lima roket Katyusha menghantam pangkalan udara Balad, melukai dua personel keamanan Irak.
Baca juga: Pentagon Ikut Sedih, Kirim Aset Udara Cari Kapal Selam KRI Nanggala-402
Pangkalan udara itu menampung pasukan gabungan, termasuk tentara Irak dan Amerika Serikat, serta pasukan asing lainnya dari koalisi internasional pimpinan AS.
Serangan itu menegaskan ancaman yang masih dihadapi pasukan asing di Irak.
(sya)
Lihat Juga :