Koalisi LEAF Galang Dana untuk Pelestarian Hutan Tropis dan Aksi Iklim Global

Jum'at, 23 April 2021 - 16:56 WIB
loading...
A A A
Mengakhiri deforestasi hutan tropis pada tahun 2030 menjadi tahapan penting untuk memenuhi tujuan iklim global, keanekaragaman hayati dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals – SDG). Hutan tropis memiliki peran yang sangat penting untuk menyerap karbon dari atmosfir. Melindungi hutan tropis merupakan salah satu peluang terbesar bagi aksi iklim dalam dekade mendatang – yaitu upaya penanggulangan dengan efektivitas biaya sebesar seperempat jumlah biaya mitigasi pada tahun 2030.

Baca juga: Tangani Perubahan Iklim, RI Gelontorkan Rp6,2 Miliar per Tahun

Motivasi dibalik LEAF adalah untuk meningkatkan ambisi iklim global dan berkontribusi terhadap pelestarian hutan tropis. Hutan tropis di seluruh dunia berada dalam ancaman. Kerusakan hutan hujan primer meningkat sebesar 12 persen pada 2019 hingga 2020. Secara keseluruhan, dunia telah kehilangan lebih dari 4,4 juta hektar tutupan hutan tropis primer tahun lalu, area yang bahkan lebih besar dari luas negara Swiss.

Para perusahaan yang turut berpartisipasi telah berkomitmen untuk melaksanakan pengurangan emisi gas rumah kaca yang mereka hasilkan secara signifikan, yang sesuai dengan target berbasis ilmiah dan konsisten dengan tujuan temperatur jangka panjang di dalam Perjanjian Paris.

Kontribusi perusahaan tersebut di dalam Koalisi LEAF berupa penambahan, dan bukan sebagai substitusi, atas pengurangan emisi internal. Koalisi LEAF menjadi wadah bagi perusahaan untuk memberikan dukungan tambahan atas kebutuhan aksi iklim yang semakin mendesak di negara-negara dengan hutan tropis, sehingga dapat membantu mereka untuk mencapai target iklim nasional yang semakin ambisius, atau dikenal dengan istilah nationally determined contributions (NDC) sebagaimana tertuang di dalam Perjanjian Paris.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Piala Dunia 2026 dan...
Piala Dunia 2026 dan Bayang-bayang Jet Pribadi Infantino
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump
Rekomendasi
10 Fakta Menarik Argentina...
10 Fakta Menarik Argentina Kalahkan Austria di Piala Dunia 2026: Messi Alien!
Unpad Umumkan Hasil...
Unpad Umumkan Hasil SMUP 2026 Hari Ini, Cek Info Registrasi hingga UKT
Istana Sebut Konser...
Istana Sebut Konser EXO di Indonesia Jadi Bukti Kepercayaan Dunia Masih Kuat
Berita Terkini
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Infografis
Bacaan Niat Puasa Ramadan...
Bacaan Niat Puasa Ramadan untuk Harian dan Sebulan Penuh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved