Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Dukung Rencana Israel Gulingkan Raja Yordania
Selasa, 20 April 2021 - 17:08 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Pangeran Hamzah Ogah Patuhi Perintah Militer Yordania untuk Diam
Israel, menurut sumber tersebut, berencana menggulingkan Raja Abdullah II karena penolakan Yordania terhadap "kesepakatan damai AS untuk Timur Tengah" yang dijuluki "kesepakatan abad ini", yang dipandang Amman sebagai rencana "mencari tanah air alternatif bagi Palestina dan mencaplok Lembah Yordan ke Israel."
Surat kabar itu menambahkan, putra mahkota Saudi setuju mendukung rencana Israel dengan imbalan pemindahan perwalian atas situs-situs suci di Yerusalem dari Yordania ke Arab Saudi.
Dengan persetujuan AS, lanjutnya, Bin Salman memberi wewenang kepada mantan ketua pengadilan kerajaan, Basem Awadallah, untuk membuat persiapan yang diperlukan untuk pengalihan kekuasaan di tingkat keluarga, saat Pemimpin Fatah yang digulingkan Muhammad Dahlan ditugaskan memobilisasi orang-orang Palestina di Yordania dan suku lokal.
Menurut laporan itu, Arab Saudi mempersenjatai beberapa suku di selatan, memberikan kewarganegaraan kepada mereka sebagai imbalan untuk melakukan tindakan militer jika perlu.
Israel, menurut sumber tersebut, berencana menggulingkan Raja Abdullah II karena penolakan Yordania terhadap "kesepakatan damai AS untuk Timur Tengah" yang dijuluki "kesepakatan abad ini", yang dipandang Amman sebagai rencana "mencari tanah air alternatif bagi Palestina dan mencaplok Lembah Yordan ke Israel."
Surat kabar itu menambahkan, putra mahkota Saudi setuju mendukung rencana Israel dengan imbalan pemindahan perwalian atas situs-situs suci di Yerusalem dari Yordania ke Arab Saudi.
Dengan persetujuan AS, lanjutnya, Bin Salman memberi wewenang kepada mantan ketua pengadilan kerajaan, Basem Awadallah, untuk membuat persiapan yang diperlukan untuk pengalihan kekuasaan di tingkat keluarga, saat Pemimpin Fatah yang digulingkan Muhammad Dahlan ditugaskan memobilisasi orang-orang Palestina di Yordania dan suku lokal.
Menurut laporan itu, Arab Saudi mempersenjatai beberapa suku di selatan, memberikan kewarganegaraan kepada mereka sebagai imbalan untuk melakukan tindakan militer jika perlu.
(sya)
Lihat Juga :