Bak Barang, Situs China Iklankan Paket Pekerja Uighur

loading...
Bak Barang, Situs China Iklankan Paket Pekerja Uighur
Di internet China, ada ratusan iklan tentang buruh Uighur. Foto/Sky News
BEIJING - Pekerja Uighur ditawarkan dalam kesepakatan paket ke pabrik-pabrik dan perusahaan di situs web China . Ini adalah bukti terbaru bahwa etnis minoritas Muslim itu menjadi sasaran kerja paksa di China.

Sky News melaporkan bahwa situs-situs China seperti Baidu, yang mirip dengan Google dan salah satu perusahaan internet terbesar di dunia, menampung lusinan iklan yang menawarkan 50 hingga 100 pekerja Uighur.

Iklan yang dipasang oleh agen swasta itu memfasilitasi pemindahan pekerja Uighur dari tanah air mereka di provinsi barat laut Xinjiang ke bagian lain China.

Setidaknya satu juta etnis Muslim Uighur dan anggota etnis minoritas Muslim lainnya ditahan di jaringan kamp penahanan yang luas di Xinjiang, di mana mantan tahanan telah berbicara tentang pelanggaran hak asasi manusia termasuk penyiksaan, pemerkosaan, dan sterilisasi paksa.

Baca juga: Dokumenter Baru Ungkap Agen Pemerintah China Justru Dukung Terorisme di Xinjiang



Iklan yang ditemukan di dunia maya menunjukkan bahwa pekerja Uighur yang ditawarkan tunduk pada kontrol sosial dan politik yang ketat. Kenyataan ini mendukung laporan sebelumnya tentang penggunaan tenaga kerja paksa oleh otoritas China.

Satu postingan yang dilihat oleh Sky News menyatakan bahwa keamanan pekerja akan dijamin oleh pemerintah.

Seorang agen pekerja swasta di belakang salah satu postingan iklan tersebut mengatakan kepada wartawan bahwa semua pekerja akan diperiksa secara politis sebelum dipindahkan ke luar Xinjiang.

"Pemerintah lokal dari provinsi China yang menerima pekerja juga akan melakukan pemeriksaan politik," kata agen itu seperti dikutip The New Arab dari Sky News, Sabtu (17/4/2021).

Baca juga: China Hukum Mati Mantan Pejabat Pemerintah Uighur



Pemeriksaan semacam itu kemungkinan besar memeriksa keefektifan dari apa yang disebut Beijing sebagai pusat pendidikan ulangnya di Xinjiang.

Pihak berwenang China mengklaim fasilitas penahanan itu bertujuan untuk menjauhkan warga Uighur dari "pemisahan etnis" dan "ekstremisme Islam".

Kelompok hak asasi manusia dan mantan tahanan mengatakan bahwa ada indoktrinasi politik dan hukuman bagi praktik Muslim di kamp tersebut.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top