Kapal Milik Perusahaan Israel Diserang di Lepas Pantai UEA

Rabu, 14 April 2021 - 05:05 WIB
loading...
Kapal Milik Perusahaan...
Kapal pembawa kendaraan berbendera Bahama bernama HYPERION RAY. Foto/REUTERS
A A A
DUBAI - Satu kapal komersial milik perusahaan Israel diserang di lepas pantai Uni Emirat Arab (UEA) di perairan Teluk.

Serangan tersebut dilaporkan media pro-Iran dan saluran televisi Israel pada Selasa (13/4).

Jaringan televisi Israel, Channel 12 mengutip pejabat Israel yang menyalahkan musuh bebuyutan Iran atas serangan itu.

Baca juga: Tak Gentar Sabotase Israel, Iran Mulai Pengayaan Uranium 60%

Serangan itu digambarkannya sebagai serangan rudal. “Tidak ada korban jiwa dan kapal melanjutkan perjalanannya,” papar saluran TV itu.

Baca juga: Gedung Putih: AS Tidak Terlibat Sabotase Situs Nuklir Iran

Dua sumber keamanan maritim mengatakan kepada Reuters bahwa satu kapal Israel diserang di dekat pelabuhan Fujairah UEA yang mengakibatkan ledakan tetapi tidak ada korban jiwa.

Baca juga: Israel Hadapi Ancaman Berbahaya dari Drone, Kelemahannya Terkuak

Pejabat di kantor Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) Israel menolak mengomentari insiden tersebut.

Seorang juru bicara Kementerian Transportasi Israel mengatakan dia mengetahui laporan tersebut tetapi tidak dapat memastikannya.

Belum ada konfirmasi langsung dari UEA.

Insiden itu terjadi sehari setelah Teheran menuduh Israel menyabotase satu fasilitas nuklirnya.

Sebelumnya, Iran dan Amerika Serikat memulai pembicaraan tidak langsung di Wina tentang cara-cara untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015 antara kekuatan dunia dengan Teheran.

Saluran televisi Al Mayadeen yang berbasis di Lebanon, mengutip sejumlah sumber, mengidentifikasi kapal itu bernama Hyperion.

Data pelacakan kapal Refinitiv menunjukkan kapal pembawa kendaraan berbendera Bahama bernama HYPERION RAY sedang menuju ke pelabuhan Fujairah dari Kuwait.

Kantor berita Unews, yang juga berbasis di Lebanon, mengatakan kapal itu mengangkut mobil dan telah berada di pelabuhan Mina Al Ahmadi Kuwait, 48 jam sebelumnya.

Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) mengatakan dalam pemberitahuan peringatan bahwa mereka mengetahui kemungkinan insiden di dekat Fujairah dan penyelidikan sedang berlangsung.

Bulan lalu, satu kapal kontainer Iran rusak dalam serangan di Mediterania, dua pekan setelah kapal milik Israel, MV HELIOS RAY yang dimiliki perusahaan yang sama dengan Hyperion Ray menurut database pengiriman PBB, terkena ledakan di Teluk Oman.

Insiden tersebut terjadi sejak Presiden AS Joe Biden menjabat pada Januari dengan komitmen membawa AS bergabung kembali dengan pakta nuklir 2015.

Iran pada Selasa mengatakan akan mulai memperkaya uranium hingga kemurnian 60%, langkah yang akan membawa bahan fisil mendekati 90% yang dapat digunakan untuk senjata nuklir.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Profil Elijah Just,...
Profil Elijah Just, Bintang Selandia Baru yang Curi Panggung Piala Dunia 2026
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Harga Minyak Dunia Anjlok...
Harga Minyak Dunia Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Bulan usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Rekomendasi
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved