Setelah Vaksin, Kini India Larang Ekspor Obat Covid-19

loading...
Setelah Vaksin, Kini India Larang Ekspor Obat Covid-19
India mengumumkan bahwa mereka melarang ekspor obat anti-virus Remdesivir dan bahan aktif farmasi, setelah terjadi peningkatan drastis kasus infeksi Covid-19. Foto/Ist
NEW DELHI - India mengumumkan bahwa mereka melarang ekspor obat anti-virus Remdesivir dan bahan aktif farmasi di tengah permintaan yang meningkat. Langkah ini diambil setelah terjadi peningkatan drastis kasus infeksi Covid-19 di India.

India pada hpari Minggu (11/4) mencatatkan rekor baru infeksi Covid-19 dengan 152 ribu kasus, yang membuat rumah sakit di seluruh negeri kewalahan menghadapi arus pasien yang sangat deras.

"Larangan (ekspor) Remdesivir berlaku sampai situasinya membaik," ucap Kementerian Kesehatan India dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Senin (12/4/2021). Baca juga: Kambing Berwajah Mirip Manusia Lahir di India, Disembah seperti Dewa

Tujuh perusahaan India telah melisensikan obat tersebut dari Gilead Sciences, dengan kapasitas terpasang sekitar 3,9 juta unit per bulan, untuk penggunaan lokal dan ekspor ke lebih dari 100 negara.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada November mengeluarkan rekomendasi bersyarat terhadap penggunaan Remdesivir pada pasien yang dirawat di rumah sakit, terlepas dari tingkat keparahan penyakitnya.



WHO mengatakan, tidak ada bukti bahwa obat tersebut meningkatkan kelangsungan hidup dan hasil lain pada pasien ini. Namun, banyak negara, termasuk India, terus menggunakannya. Baca juga: Bedah Kandungan Sputnik V, Vaksin Covid-19 Buatan Rusia

Sebelumnya, India juga telah membatasi ekspor vaksin Covid-19, sebagai dampak peningkatan kasus. Vaksin yang awalnya dialokasikan untuk dikirim ke negara lain, baik melalui kesepakatan bilateral atau melalui Covax, dialihkan untuk digunakan ke dalam negeri.
(esn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top