Malunya AS, Rudal Hipersoniknya Gagal Lepas dari Pesawat saat Uji Coba

Jum'at, 09 April 2021 - 00:00 WIB
loading...
A A A
“Meskipun tidak meluncurkan mengecewakan, tes baru-baru ini memberikan informasi yang sangat berharga untuk dipelajari dan dilanjutkan,” imbuh Brigadir Jenderal HeathCollins, pejabat eksekutif program direktorat persenjataan, dalam pernyataan tersebut. "Ini sebabnya kami uji," ujarnya.

Seorang juru bicara Lockheed Martin, yang mengembangkan rudal tersebut, merujuk semua pertanyaan wartawan ke Angkatan Udara. Seorang juru bicara Angkatan Udara menolak untuk memberikan rincian mengenai apa yang menyebabkan kegagalan peluncuran rudal, dengan alasan sifat sensitif pengembangan senjata AS.

Senjata hipersonik berada di pusat penumpukan senjata era Presiden Donald Trump yang dirancang untuk menegaskan kembali dominasi militer Amerika atas negara-negara pesaing seperti Rusia dan terutama China. Setelah diterjunkan, senjata semacam itu akan memperluas jangkauan kemampuan serangan presisi militer AS, memungkinkan Amerika Serikat untuk menetralkan target dengan pertahanan antipesawat yang kuat. Target yang mungkin dapat mencakup situs peluncuran nuklir negara musuh atau kapal perang.

Rudal seperti itu juga dapat memungkinkan pembunuhan presisi dilakukan lebih cepat dan dari jarak yang lebih jauh, memungkinkan Amerika Serikat untuk mengejar target yang lebih sulit dipahami.

Tetapi tantangan teknis dan teknik seputar penempatannya berarti Amerika Serikat belum mengembangkan senjata hipersonik yang dapat diterjunkan dalam jumlah besar. "Tujuan Angkatan Udara untuk program ini adalah untuk memberikan kemampuan senjata hipersonik pada awal tahun 2020-an," kata seorang juru bicara Angkatan Udara Amerika.

Upaya pengembangan rudal hipersonik AS hingga saat ini mencakup upaya pengembangan senjata yang campur aduk dengan berbagai tingkat kecanggihan. Laporan terbaru dari Kantor Akuntabilitas Pemerintah (GAO) mengidentifikasi 70 upaya berbeda untuk mengembangkan senjata hipersonik dan teknologi terkait. Harganya diperkirakan akan menelan biaya hampir USD15 miliar antara 2015 hingga 2024, hampir semuanya berasal dari Departemen Pertahanan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Hamas Mundur dari Pemerintahan...
Hamas Mundur dari Pemerintahan Gaza?
Iran Ancam Bikin Timur...
Iran Ancam Bikin Timur Tengah Membara Lagi, Gempur Pangkalan-Pangkalan Militer AS
Rekomendasi
Ketua MPR Ungkap Ada...
Ketua MPR Ungkap Ada Ulama Ikut ke Iran: Saya Belum Tahu Namanya
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
Bongkar: Tidur Sambil...
Bongkar: Tidur Sambil Duduk? Dandy Panjawi Bongkar Kebiasaan Unik yang Bikin Azia Riza Melongo!
Berita Terkini
4 Makna Bendera Merah...
4 Makna Bendera Merah di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Balas Dendam untuk Picu Perang Meluas
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved