Ukraina Ngebet Jadi Anggota NATO, Rusia: Tidak Ada Gunanya
Selasa, 06 April 2021 - 22:31 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengatakan Kiev berkomitmen untuk reformasi pertahanan yang diminta oleh aliansi itu untuk keanggotaan.
"Tapi reformasi saja tidak akan menghentikan Rusia," kata Zelensky, yang pemerintahnya berharap akan diundang tahun ini untuk bergabung dengan Rencana Aksi Keanggotaan NATO (MAP).
"NATO adalah satu-satunya cara untuk mengakhiri perang di Donbas. PETA Ukraina akan menjadi sinyal nyata bagi Rusia," imbuhnya
Laporan penumpukan Rusia datang di tengah peningkatan dramatis dalam bentrokan di sepanjang garis depan dalam beberapa pekan terakhir. Setidaknya 23 tentara Ukraina telah tewas sejak awal tahun ini, dibandingkan dengan 50 di sepanjang tahun 2020.
Baca juga: UE Mengaku Khawatir dengan Pergerakan Pasukan Rusia di Sekitar Ukraina
Militer Ukraina mengatakan pada hari Selasa bahwa dua tentara ditembak mati pada hari Senin setelah separatis melepaskan tembakan ke posisi mereka dengan senapan mesin dan peluncur granat.
Insiden pertama terjadi di dekat kota Avdiivka, enam kilometer (empat mil) utara Donetsk, ibu kota de facto separatis, dan yang kedua di dekat kota Zolote-4 di wilayah Lugansk, layanan pers militer mengatakan kepada AFP.
"Tapi reformasi saja tidak akan menghentikan Rusia," kata Zelensky, yang pemerintahnya berharap akan diundang tahun ini untuk bergabung dengan Rencana Aksi Keanggotaan NATO (MAP).
"NATO adalah satu-satunya cara untuk mengakhiri perang di Donbas. PETA Ukraina akan menjadi sinyal nyata bagi Rusia," imbuhnya
Laporan penumpukan Rusia datang di tengah peningkatan dramatis dalam bentrokan di sepanjang garis depan dalam beberapa pekan terakhir. Setidaknya 23 tentara Ukraina telah tewas sejak awal tahun ini, dibandingkan dengan 50 di sepanjang tahun 2020.
Baca juga: UE Mengaku Khawatir dengan Pergerakan Pasukan Rusia di Sekitar Ukraina
Militer Ukraina mengatakan pada hari Selasa bahwa dua tentara ditembak mati pada hari Senin setelah separatis melepaskan tembakan ke posisi mereka dengan senapan mesin dan peluncur granat.
Insiden pertama terjadi di dekat kota Avdiivka, enam kilometer (empat mil) utara Donetsk, ibu kota de facto separatis, dan yang kedua di dekat kota Zolote-4 di wilayah Lugansk, layanan pers militer mengatakan kepada AFP.
Lihat Juga :