Gara-gara Google, Wanita Ini Tak Sengaja Kirim Video Syurnya ke Ibu Kandung
Senin, 05 April 2021 - 15:51 WIB
loading...
Kara Tonin, wanita Kanada yang tak sengaja mengirim video vulgarnya ke Ibu kandung karena canggihnya fitur Google Photos. Foto/Tiktok @karatonin
A
A
A
OTTAWA - Seorang wanita asal Kanada merasa malu setelah dia secara tak sengaja mengirim videonya yang berperingkat X kepada Ibu kandungnya. Dia menyalahkan fitur Google Photos yang terlalu canggih, yang menggunakan teknologi pengenalan wajah.
Kara Tonin berbagi cerita yang dia alami dalam video TikTok. Dalam video pendek itu, dia menjelaskan bagaimana dia telah menyiapkan fitur di ponselnya untuk secara otomatis mengirim foto putranya ke sang nenek.
Baca juga: Mejeng Telanjang Siang Bolong, Sekelompok Wanita Ditangkap di Dubai
Namun, ketika Tonin memutuskan untuk merekam videonya vulgarnya di dapur, dia benar-benar lupa bahwa foto putranya berlatar belakang lemari es yang ada di dapur tersebut. Fitur Google Photos dengan teknologi pengenalan wajah secara otomatis juga mendeteksi videonya karena sama-sama berlokasi di dapur.
"Ini adalah PSA untuk siapa saja yang menggunakan Google Photos atau aplikasi foto apa pun yang memiliki [teknologi] pengenalan wajah," katanya dalam video tersebut untuk memperingatkan orang-orang pengguna teknologi serupa agar berhati-hati.
Kara Tonin berbagi cerita yang dia alami dalam video TikTok. Dalam video pendek itu, dia menjelaskan bagaimana dia telah menyiapkan fitur di ponselnya untuk secara otomatis mengirim foto putranya ke sang nenek.
Baca juga: Mejeng Telanjang Siang Bolong, Sekelompok Wanita Ditangkap di Dubai
Namun, ketika Tonin memutuskan untuk merekam videonya vulgarnya di dapur, dia benar-benar lupa bahwa foto putranya berlatar belakang lemari es yang ada di dapur tersebut. Fitur Google Photos dengan teknologi pengenalan wajah secara otomatis juga mendeteksi videonya karena sama-sama berlokasi di dapur.
"Ini adalah PSA untuk siapa saja yang menggunakan Google Photos atau aplikasi foto apa pun yang memiliki [teknologi] pengenalan wajah," katanya dalam video tersebut untuk memperingatkan orang-orang pengguna teknologi serupa agar berhati-hati.
Lihat Juga :