Inilah Pangeran Hamzah yang Dituduh Perencana Kudeta Kerajaan Yordania

Senin, 05 April 2021 - 08:30 WIB
loading...
A A A
Alih-alih jadi raja, faktanya justru kakak tirinya; Abdullah II, yang naik takhta dan mencopot gelar putra mahkota Hamzah pada tahun 2004. Raja Abdullah II justri memberikan gelar putra mahkota itu kepada putranya sendiri.

Langkah itu dipandang sebagai pukulan bagi Ratu Noor, yang berharap putra tertuanya menjadi raja.

Siapa Lagi yang Ditangkap?

Tokoh lainnya yang ditahan pada hari Sabtu termasuk Bassem Awadallah, mantan menteri keuangan, dan Sharif Hassan Bin Zaid, anggota keluarga kerajaan.

Awadallah, seorang ekonom yang dididik di AS, telah menjadi kepercayaan raja dan kekuatan berpengaruh dalam reformasi ekonomi Yordania.

Para pengamat mengatakan Awadallah sering mendapati dirinya diadu dengan birokrasi pemerintah yang mengakar yang menolak rencananya.

Tidak ada anggota Angkatan Bersenjata yang dilaporkan termasuk di antara mereka yang ditahan atas dugaan plot tersebut.

Apa yang Dituduhkan pada Pangeran Hamzah?

Menanggapi dampak buruk pada hari Minggu, Wakil PM Safadi mengatakan Pangeran Hamzah telah menggunakan video tersebut untuk memutarbalikkan fakta dan memicu empati. Komentar Safadi itu dilansir kantor berita negara setempat, Petra yang dilansir BBC, Senin (5/4/2021).

Dia mengatakan pada konferensi pers bahwa Pangeran Hamzah telah berhubungan dengan pihak asing tentang destabilisasi negara dan telah diawasi selama beberapa waktu.

Pangeran yang gagal jadi raja itu dituduh berusaha memobilisasi "pemimpin suku" untuk melawan pemerintah.

"Tapi plot itu telah dihentikan sejak awal," kata Safadi.

Safadi melanjutkan dengan menuduh bahwa seorang pria yang memiliki hubungan dengan dinas keamanan asing telah menawari istri Pangeran Hamzah, Putri Basmah, penerbangan dari Yordania. Dia tidak merinci dinas keamanan luar negeri mana yang terlibat.

Safadi mengatakan para pejabat telah mencoba untuk mencegah dari tindakan mengambil langkah hukum terhadap Pangeran Hamzah, tetapi pangeran tersebut telah merespons secara negatif". Dia mencatat bahwa dialog sedang berlangsung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
Yordania Kutuk Penyitaan...
Yordania Kutuk Penyitaan Properti oleh Israel di Dekat Masjid Al-Aqsa
Prabowo Telepon Anwar...
Prabowo Telepon Anwar Ibrahim hingga Raja Abdullah II, Silaturahmi Lebaran serta Bahas Perang Iran-Israel
OKI Kecam Dubes AS karena...
OKI Kecam Dubes AS karena Dukung Zionis Wujudkan Israel Raya dari Nil hingga Eufrat
Sepak Pojok Jadi Mimpi...
Sepak Pojok Jadi Mimpi Buruk! Aljazair Comeback Dramatis, Yordania Tersingkir
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Berita Terkini
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved