Kebakaran Kembali Landa Kamp Pengungsi Rohingya, 3 Tewas
Sabtu, 03 April 2021 - 02:11 WIB
loading...
Sedikitnya 3 orang tewas dalam kebakaran yang kembali melanda kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh. Foto/Euronews
A
A
A
DHAKA - Kebakaran kembali terjadi di kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh dalam waktu kurang dari dua minggu pada hari Jumat. Sedikitnya tiga orang tewas dalam peristiwa tersebut.
Kebakaran dimulai di toko pasar di kamp Kutupalong, rumah bagi lebih dari 600.000 pengungsi Rohingya, pada dini hari dan dengan cepat menyebar ke tujuh toko terdekat.
Pihak kepolisian dan petugas pemadam kebakaran setempat mengatakantiga pria muda berusia antara 13 dan 22 tahun yang tertidur di salah satu toko tewas.
Kepala pemadam kebakaran setempat Imdadul Hoque mengatakan kebakaran terbaru akan menjadi bencana jika tidak segera dikendalikan karena pasar dekat dengan puluhan ribu bambu yang sangat mudah terbakar dan lapak terpal tempat sebagian besar warga Rohingya tinggal.
Hoque mengatakan lima orang sedang tidur di sebuah toko pakaian saat kebakaran terjadi. "Dua melarikan diri tapi tiga lainnya terjebak di kamar mandi di toko," ungkapnya seperti dikutip dari Al Araby, Sabtu (3/4/2021).
Polisi mengatakan mereka yakin korsleting listrik yang menyebabkan kebakaran.
Pihak kepolisian juga masih menyelidiki penyebab kebakaran 22 Maret yang menghancurkan 10.000 lapak.
Kebakaran dimulai di toko pasar di kamp Kutupalong, rumah bagi lebih dari 600.000 pengungsi Rohingya, pada dini hari dan dengan cepat menyebar ke tujuh toko terdekat.
Pihak kepolisian dan petugas pemadam kebakaran setempat mengatakantiga pria muda berusia antara 13 dan 22 tahun yang tertidur di salah satu toko tewas.
Kepala pemadam kebakaran setempat Imdadul Hoque mengatakan kebakaran terbaru akan menjadi bencana jika tidak segera dikendalikan karena pasar dekat dengan puluhan ribu bambu yang sangat mudah terbakar dan lapak terpal tempat sebagian besar warga Rohingya tinggal.
Hoque mengatakan lima orang sedang tidur di sebuah toko pakaian saat kebakaran terjadi. "Dua melarikan diri tapi tiga lainnya terjebak di kamar mandi di toko," ungkapnya seperti dikutip dari Al Araby, Sabtu (3/4/2021).
Polisi mengatakan mereka yakin korsleting listrik yang menyebabkan kebakaran.
Pihak kepolisian juga masih menyelidiki penyebab kebakaran 22 Maret yang menghancurkan 10.000 lapak.
Lihat Juga :