Bebaskan Kapal Terjebak, Otoritas Terusan Suez Keruk 20 Ribu Meter Kubik Pasir
Jum'at, 26 Maret 2021 - 14:54 WIB
loading...
A
A
A
Ini bukan pertama kalinya kanal, yang dibuka pada tahun 1869, mengalami penutupan. Kanal itu pernah harus ditutup antara 1956 hingga 1957 karena Krisis Suez, juga dikenal sebagai perang Arab-Israel kedua. Kanal itu ditutup lagi pada tahun 1967 ketika Israel menduduki semenanjung Sinai, dan tidak dibuka kembali sampai tahun 1975.
Baca juga: Terusan Suez Mesir Terhalang Kapal Kontainer Besar, Hambat Pelayaran
Tetapi penutupan sekarang mungkin memiliki dampak yang jauh lebih besar dan lebih mengganggu daripada selama dua penutupan terakhir karena tingkat perdagangan antara Eropa dan Asia telah tumbuh secara substansial dalam beberapa dekade sejak itu.
"Ukuran pengiriman telah menjadi begitu besar sehingga sangat sulit bagi otoritas Mesir untuk, pada dasarnya, mengikuti pertumbuhan," kata koresponden internasional senior CNN, Bill Wedeman.
"Ukuran Terusan Suez dalam 50 tahun terakhir, lebarnya, pada dasarnya berlipat ganda dan jelas itu masih belum cukup besar," imbuhnya.
The Ever Given dimiliki oleh perusahaan pelayaran Jepang Shoei Kisen KK. Dalam siaran persnya, Shoei Kisen meminta maaf kepada kapal lain yang berencana berlayar dan kini terjebak. Perusahaan mengatakan kepada CNN bahwa mereka menganggap kerusakan akan diklaim atas insiden tersebut, tetapi fokus utama mereka sekarang adalah mengapungkan kembali kapal tersebut.
Baca juga: Terusan Suez Mesir Terhalang Kapal Kontainer Besar, Hambat Pelayaran
Tetapi penutupan sekarang mungkin memiliki dampak yang jauh lebih besar dan lebih mengganggu daripada selama dua penutupan terakhir karena tingkat perdagangan antara Eropa dan Asia telah tumbuh secara substansial dalam beberapa dekade sejak itu.
"Ukuran pengiriman telah menjadi begitu besar sehingga sangat sulit bagi otoritas Mesir untuk, pada dasarnya, mengikuti pertumbuhan," kata koresponden internasional senior CNN, Bill Wedeman.
"Ukuran Terusan Suez dalam 50 tahun terakhir, lebarnya, pada dasarnya berlipat ganda dan jelas itu masih belum cukup besar," imbuhnya.
The Ever Given dimiliki oleh perusahaan pelayaran Jepang Shoei Kisen KK. Dalam siaran persnya, Shoei Kisen meminta maaf kepada kapal lain yang berencana berlayar dan kini terjebak. Perusahaan mengatakan kepada CNN bahwa mereka menganggap kerusakan akan diklaim atas insiden tersebut, tetapi fokus utama mereka sekarang adalah mengapungkan kembali kapal tersebut.
(ian)
Lihat Juga :