Rezim Kim Jong-un Tembakkan 2 Rudal Korut, AS dan Korsel Siaga
Kamis, 25 Maret 2021 - 11:32 WIB
loading...
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un bersama para pejabat militernya. Foto/REUTERS
A
A
A
SEOUL - Militer Seoul mengonfirmasi bahwa ada dua rudal balistik jarak pendek Korea Utara (Korut) yang ditembakkan pasukan rezim Kim Jong-un pagi ini (25/3/2021). Pasukan Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) mengaku siaga dan terus memantau situasi.
Laporan sebelumnya dari media Korea Selatan menyatakan ada satu misil yang diuji tembak rezim Pyongyang.
Baca juga: Pagi Ini, Rezim Kim Jong-un Tembakkan Rudal Korut ke Laut Jepang
Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan dua rudal balistik jarak pendek ditembakkan sekitar pukul 07.06 dan 07.25 dari daerah di pantai timur Korea Utara dan terbang 450 kilometer (279 mil) pada puncak 60 kilometer (37mil) sebelum mendarat di Laut Jepang atau Laut Timur. Militer Korea Selatan menyatakan telah meningkatkan pemantauan jika terjadi provokasi lebih lanjut dari Pyongyang.
Para pejabat pada pertemuan darurat Dewan Keamanan Nasional di Seoul menyatakan keprihatinan mendalam bahwa Korea Utara melakukan peluncuran rudal ketika pemerintahan Joe Biden sedang mencari rumusan tinjauan kebijakan tentang Korea Utara.
Uji tembak dua misil pagi ini merupakan yang kedua setelah hari Minggu lalu.
Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga mengatakan uji tembak rudal Pyongyang tersebut mengancam perdamaian dan keamanan di Jepang dan kawasan. Menurutnya, Tokyo akan berkoordinasi erat dengan Washington dan Seoul terkait aktivitas uji coba senjata Korea Utara.
Laporan sebelumnya dari media Korea Selatan menyatakan ada satu misil yang diuji tembak rezim Pyongyang.
Baca juga: Pagi Ini, Rezim Kim Jong-un Tembakkan Rudal Korut ke Laut Jepang
Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan dua rudal balistik jarak pendek ditembakkan sekitar pukul 07.06 dan 07.25 dari daerah di pantai timur Korea Utara dan terbang 450 kilometer (279 mil) pada puncak 60 kilometer (37mil) sebelum mendarat di Laut Jepang atau Laut Timur. Militer Korea Selatan menyatakan telah meningkatkan pemantauan jika terjadi provokasi lebih lanjut dari Pyongyang.
Para pejabat pada pertemuan darurat Dewan Keamanan Nasional di Seoul menyatakan keprihatinan mendalam bahwa Korea Utara melakukan peluncuran rudal ketika pemerintahan Joe Biden sedang mencari rumusan tinjauan kebijakan tentang Korea Utara.
Uji tembak dua misil pagi ini merupakan yang kedua setelah hari Minggu lalu.
Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga mengatakan uji tembak rudal Pyongyang tersebut mengancam perdamaian dan keamanan di Jepang dan kawasan. Menurutnya, Tokyo akan berkoordinasi erat dengan Washington dan Seoul terkait aktivitas uji coba senjata Korea Utara.
Lihat Juga :