Menghina dan Mengancam, Prancis Panggil Dubes China

Selasa, 23 Maret 2021 - 22:28 WIB
loading...
Menghina dan Mengancam,...
Prancis memanggil Dubes China atas penghinaan yang tidak dapat diterima dan ancaman terhadap anggota parlemen dan seorang peneliti. Foto/Kolase/Sindonews
A A A
PARIS - Prancis memanggil duta besar China pada Selasa (23/3/2021) untuk menggarisbawahi sifat penghinaan dan ancaman yang tidak dapat diterima yang ditujukan kepada anggota parlemen Prancis dan seorang peneliti. Prancis juga akan meminta penjelasan terkait keputusan Beijing untuk memberikan sanksi kepada beberapa pejabat Eropa.

Kedutaan Besar China pekan lalu memperingatkan para anggota parlemen Prancis yang bertemu dengan pejabat selama kunjungan mendatang ke Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri, menarik penolakan dari Prancis.

Sejak itu terjadi pertengkaran di Twitter dengan Antoine Bondaz, seorang ahli China di Foundation for Strategic Research yang berbasis di Paris, di mana kedutaan China menggambarkannya sebagai "preman kecil" dan "hyena gila".

Baca juga: Tantang China di LCS, Kapal Perang Prancis Berlabuh di Vietnam

"Itu terus tidak dapat diterima dan telah melampaui batas untuk kedutaan asing," kata pejabat Prancis setelah Duta Besar China untuk Prancis, Lu Shaye, diterima oleh Kepala Departemen Asia Kementerian Luar Negeri Prancis seperti dikutip dari Reuters.

Pejabat itu, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan perilaku Lu menciptakan hambatan untuk meningkatkan hubungan antara China dan Prancis.

Amerika Serikat (AS), Uni Eropa, Inggris dan Kanada memberlakukan sanksi terhadap pejabat China pada hari Senin kemarin atas pelanggaran hak asasi manusia di Xinjiang, dalam tindakan pertama Barat yang terkoordinasi terhadap Beijing di bawah Presiden baru AS Joe Biden.

Baca juga: China Desak AS dan Inggris Hentikan Kekerasan Rasial Terhadap Warga Asia

Sebagai pembalasan, Kementerian Luar Negeri China memberi sanksi kepada beberapa warga negara Eropa, termasuk Anggota Parlemen Eropa Prancis Raphael Glucksmann.

"Dubes China itu telah diberitahu tentang ketidaksetujuan Prancis atas keputusan itu," kata pejabat Prancis itu,

"Lu tampak terkejut dengan karakter yang sangat langsung dari apa yang diberitahukan kepadanya dan telah mencoba mengubah percakapan untuk membahas Taiwan," imbuhnya.

Baca juga: Dialog AS-China di Alaska Berlangsung Panas

Sebelumnya Duta Besar China untuk Prancis, Lu Shaye, telah dipanggil oleh kementerian luar negeri April lalu atas postingan dan tweet kedutaan besar yang membela tanggapan Beijing terhadap pandemi COVID-19 dan mengkritik penanganan Barat.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Taiwan Luncurkan Robot...
Taiwan Luncurkan Robot Anjing Bersenjata untuk Berbagai Misi
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Gempa M7,8 Guncang Filipina,...
Gempa M7,8 Guncang Filipina, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Berita Terkini
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved