China Desak AS dan Inggris Hentikan Kekerasan Rasial Terhadap Warga Asia

Minggu, 21 Maret 2021 - 09:14 WIB
loading...
China Desak AS dan Inggris...
China mendesak AS, Inggris, Australia, Kanada dan negara-negara UE untuk mengatasi masalah serius rasisme, diskriminasi rasial dan kekerasan xenophobia di dalam negeri. Foto/REUTERS
A A A
JENEWA - China mendesak Amerika Serikat (AS) , Inggris, Australia, Kanada dan negara-negara Uni Eropa (UE)untuk mengatasi masalah serius rasisme, diskriminasi rasial, dan kekerasan xenophobia di dalam negeri. Desakan ini datang di tengah meningkatkan aksi kebencian dan kekerasan yang menargetkan warga Asia, khususnya China.

Duta Besar China untuk PBB, Chen Xumenuturkan, tahun ini menandai peringatan 20 tahun adopsi Deklarasi dan Program Aksi Durban (DDPA).Baca juga: Nanas Taiwan Lebih Kuat dari Jet Tempur, 'Perang' Lawan China Memanas

Xu mengatakan China mendukung pandangan Kelompok Afrika dalam memobilisasi kemauan politik dalam implementasi penuh dan efektif dari DDPA.

DDPA diadopsi berdasarkan konsensus pada Konferensi Dunia Menentang Rasisme (WCAR) 2001 di Durban, Afrika Selatan, DDPA adalah dokumen komprehensif yang berorientasi pada tindakan yang mengusulkan langkah-langkah konkret untuk memerangi rasisme, diskriminasi rasial, xenofobia dan intoleransi.

Pandemi Covid-19, katanya, telah memperburuk ketidaksetaraan struktural yang ada dan rasisme sistemik serta diskriminasi rasial, yang membutuhkan tanggapan global.

"AS telah mengatakan pada pertemuan PBB ini bahwa mereka akan menghadapi masalah rasisme dan diskriminasi rasialnya sendiri. Kami berharap ASdapat mengubah pernyataan publiknya menjadi tindakan nyata," ujarnya, seperti dilansir Xinhua pada Minggu (21/3/2021).

Dia menyebut, AS harus menangani, antara lain, rasisme, diskriminasi rasial dan kebrutalan polisi, melarang penyebaran pidato diskriminasi rasis, dan rasial, menindak diskriminasi dan kekerasan yang didorong kebencian terhadap orang Afrika dan Asia-Amerika dan Muslim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Film Tanah Runtuh Karya...
Film Tanah Runtuh Karya Denny Siregar Soroti Konflik Poso dan Ikatan Keluarga
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
5 Fakta Menarik Korea...
5 Fakta Menarik Korea Selatan Tumbang dari Meksiko di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved