Bertandang ke India, Menhan AS Ingatkan New Delhi Tidak Beli Senjata Rusia

Minggu, 21 Maret 2021 - 11:23 WIB
loading...
Bertandang ke India,...
Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Lloyd Austin membahas rencana pembelian sistem pertahanan udara S400 Rusia oleh India saat berkunjung ke New Delhi. Foto/REUTERS
A A A
NEW DELHI - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) , Lloyd Austin membahas rencana pembelian sistem pertahanan udara S400 Rusia oleh India saat berkunjung ke New Delhi. Dia menegaskan kembali India untuk menghindari membeli peralatan militer Rusia, agar tidak terkena sanksi.

"Kami jelas mendesak semua sekutu kami, mitra kami untuk menjauh dari peralatan Rusia dan benar-benar menghindari segala jenis akuisisi yang akan memicu sanksi atas nama kami," kata Austin saat tiba di New Delhi.

"Tidak ada sistem S-400 yang telah dikirim ke India sehingga kemungkinan sanksi tidak dibahas," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Minggu (21/3/2021).

AS tahun lalu menjatuhkan sanksi kepada Turki karena membeli sistem S-400.Baca juga: Buku Sekolah di India Mengklaim Terorisme Bagian dari 'Untaian Islam'

Sementara itu, India melakukan pembayaran awal sebesar USD 800 juta pada 2019 untuk pembelian senjatadan rangkaian sistem pertahanan udara, yang diharapkan tiba pada akhir tahun ini.

Selain menghadang India membeli senjara Rusia, kunjungan Austin ke New Delhi adalah bagian dari upaya untuk membentuk aliansi negara-negara yang berusaha melawan China di wilayah tersebut.

"India, khususnya, adalah mitra yang semakin penting di antara dinamika internasional yang berubah dengan cepat saat ini," jelas Austin, paska bertemu Menteri Pertahanan India, Rajnath Singh.Baca juga: Bos Pentagon Sambangi India, Didesak Usik Pembelian S-400 Rusia

"Kami membahas peluang untuk meningkatkan kemitraan pertahanan utama AS-India dan kami akan melakukannya melalui kerja sama keamanan regional dan interaksi militer hingga militer dan perdagangan pertahanan," imbuhnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Harga BBM di AS Belum...
Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu
Rekomendasi
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved