Malaysia Usir Seluruh Diplomat Korut dan Tutup Kedutaannya di Pyongyang

Sabtu, 20 Maret 2021 - 07:07 WIB
loading...
Malaysia Usir Seluruh...
Situasi di Kedutaan Korea Utara di Malaysia setelah hubungan diplomatik kedua negara putus, Jumat (19/3/2021). Foto/The Star
A A A
KUALA LUMPUR - Malaysia mengusir seluruh diplomat Korea Utara (Korut) dengan memerintahkan mereka untuk meninggalkan negara itu dalam waktu 48 jam sejak Jumat sore. Pihak Kuala Lumpur juga secara resmi mengumumkan penutupan kedutaannya di Pyongyang.

Keputusan itu diumumkan Kementerian Luar Negeri Malaysia sebagai respons atas pemutusan hubungan diplomatik Korea Utara atau DPRK beberapa jam sebelumnya.

Baca juga: Putuskan Hubungan, Rezim Kim Jong-un Ancam Malaysia

Rusaknya hubungan bilateral ini menyusul keputusan pengadilan Malaysia untuk mengekstradisi warga negara Korea Utara, Mun Chol Myong, ke Amerika Serikat (AS) pada 17 Maret, setelah bandingnya terhadap ekstradisi ditolak pada awal bulan. Pria Korea Utara yang tinggal di Malaysia itu diekstradisi ke Amerika untuk menghadapi tuduhan pencucian uang.

"Pemerintah akan mengeluarkan perintah bagi semua staf diplomatik dan tanggungan mereka di Kedutaan Besar DPRK di Kuala Lumpur untuk meninggalkan Malaysia dalam waktu 48 jam dari hari ini, 19 Maret 2021," bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri pada hari Jumat.

Pengumuman itu menambahkan bahwa keputusan Korea Utara untuk memutuskan hubungan diplomatik sekarang memaksa Kuala Lumpur untuk menutup Kedutaan Besar Malaysia di Pyongyang, yang telah ditutup sementara sejak pembunuhan Kim Jong-nam oleh DPRK pada Februari 2017.

"Malaysia berhak untuk menanggapi keputusan DPRK untuk melindungi kedaulatan kami dan untuk melindungi kepentingan nasional kami," lanjut kementerian itu. Kementerian itu percaya posisinya akan "sepenuhnya dihargai dan dipahami oleh teman-teman kami dan mitra”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Perang Semakin Sengit,...
Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran
Rekomendasi
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
7 Gejala Awal Penyakit...
7 Gejala Awal Penyakit Ginjal yang Terlihat di Kaki dan Tangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved