Delapan Tahun Jadi Buronan AS, Snowden Siap Jadi Warga Negara Rusia

Jum'at, 19 Maret 2021 - 06:22 WIB
loading...
Delapan Tahun Jadi Buronan...
Edward Snowden. Foto/Russia Today
A A A
MOSKOW - Delapan tahun setelah pindah ke Moskow untuk menghindari tuduhan pengkhianatan karena membocorkan informasi tentang operasi pengawasan rahasia Amerika, mantan konsultan intelijen Amerika Serikat (AS) Edward Snowden siap melamar menjadi warga negara Rusia .

Pengacara Snowden, Anatoly Kucherena, mengungkapkan bahwa dia telah menyelesaikan semua dokumentasi yang diperlukan, yang akan segera dikirim ke pihak berwenang. Snowden telah tinggal di Moskow sejak 2013, ketika dia menjadi buronan karena membongkar program mata-mata elektronik Amerika.

Pada bulan Juni 2013, mantan kontraktor intelijen AS itu menyerahkan banyak materi rahasia tentang program pengawasan Inggris dan Amerika kepada jurnalis dari The Guardian dan Washington Post. Materi itu merinci bagaimana mereka memata-matai warganya sendiri.

Setelah informasi itu dipublikasikan, Washington mencabut paspornya. Menyusul beberapa penolakan dari negara lain, Snowden melarikan diri ke Moskow, di mana pihak berwenang mengizinkannya masuk. Setelah sebulan tinggal di terminal bandara, Snowden diberikan hak suaka.

Baca juga: Edward Snowden: Ingin Aman, Gunakan Tor dan Signal

Sejak kedatangannya di Rusia, dia telah hidup dalam pengasingan, dicari di negara asalnya karena dua tuduhan melanggar Undang-Undang Spionase tahun 1917, serta pencurian properti pemerintah. Jika dia kembali ke AS, dia bisa menghadapi hukuman 30 tahun di balik jeruji besi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved