Sebut China Mampu Memulai Perang, Taiwan Tumpuk Militer di Laut China Selatan

Rabu, 17 Maret 2021 - 22:55 WIB
loading...
A A A
Dia juga mengungkapkan bahwa AS telah menyetujui ekspor suku cadang dan peralatan kapal selam sensitif yang telah diupayakan oleh negara kepulauan itu. Taiwan, yang sangat bergantung pada ekspor senjata AS, mengumumkan rencana untuk membangun armada kapal selam buatan dalam negeri tahun lalu.

Laut China Selatan telah menjadi sumber ketegangan yang konstan selama bertahun-tahun, karena tetap menjadi subjek klaim teritorial dan maritim yang tumpang tindih dari beberapa negara, termasuk China, Vietnam, Filipina, Taiwan, Malaysia, dan Brunei.

Baca juga: Inggris Tambah Bom Nuklir, Rusia: Pukulan Telak bagi Pengendalian Senjata!

Wilayah kaya sumber daya itu, yang merupakan jalur perairan internasional penting yang menghasilkan triliunan dollar dari lalu lintas kapal yang lewat setiap tahun, juga menjadi target dari apa yang disebut misi "kebebasan navigasi" yang dilakukan oleh Washington.

Kapal Angkatan Laut dan pesawat mata-mata AS telah berulang kali mendengung di pulau alami dan buatan yang diklaim oleh China, dengan alasan bahwa kegiatan semacam itu berkontribusi pada "keamanan" di daerah tersebut. Beijing, di sisi lain, telah berulang kali mengutuk misi semacam itu, dengan alasan bahwa misi seperti itu hanya membawa ketidakstabilan lebih lanjut ke perairan yang bermasalah dan telah menyebabkan banyak insiden antara militer kedua negara.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Presiden Terpilih Kolombia...
Presiden Terpilih Kolombia Bakal Buka Kedubes di Yerusalem, Pulihkan Aliansi Bersejarah!
Iran Tolak Negosiasi...
Iran Tolak Negosiasi dengan AS saat Ini, Fokus Perang
Rekomendasi
AI Ubah Cara Mengelola...
AI Ubah Cara Mengelola Proyek, Kompetensi Project Manager Tetap Jadi Kunci Kepemimpinan
Terinspirasi Rafathar,...
Terinspirasi Rafathar, Nagita Slavina Gelar Kompetisi Basket SMA
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
Berita Terkini
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved