Termasuk Indonesia, Negara-negara Ini Tunda Penggunaan Vaksin AstraZeneca

Rabu, 17 Maret 2021 - 08:32 WIB
loading...
A A A
Italia: Menghentikan penggunaan pada 15 Maret sebagai tindakan pencegahan dan sementara sambil menunggu keputusan regulator UE. Sebelumnya, tiga kelompok vaksin yang berbeda (ABV2856, AV6096 dan ABV5811) telah ditangguhkan di berbagai wilayah.

Latvia: Badan kesehatan pemerintah Latvia pada hari Selasa mengumumkan penangguhan sementara penggunaan vaksin hingga dua minggu.

Swedia: Menjeda vaksinasi COVID-19 menggunakan vaksin AstraZeneca sebagai tindakan pencegahan.

Belanda: Pemerintah menunda program vaksinasi pada hari Minggu karena efek samping di negara lain. Pada hari Senin, mereka melaporkan 10 kasus efek samping yang merugikan dari vaksin tersebut.

Norwegia: Menghentikan peluncuran vaksin pada 11 Maret, dan kemudian mengatakan tiga petugas kesehatan sedang dirawat karena pendarahan, pembekuan darah dan jumlah trombosit yang rendah. Salah satu individu telah meninggal, kata pihak berwenang.

Rumania: Untuk sementara menghentikan vaksinasi orang dengan satu batch vaksin pada 11 Maret.

Spanyol: Pada hari Senin, Menteri Kesehatan negara itu mengatakan Spanyol akan berhenti menggunakan vaksin AstraZeneca setidaknya selama dua minggu, setelah empat wilayah menghentikan pemberian dosis dari satu batch.

Thailand: Melanjutkan vaksin pada 15 Maret, setelah menunda peluncurannya minggu lalu.

Baca juga: Khawatir Pembekuan Darah, Thailand Tunda Peluncuran Vaksin AstraZeneca

Venezuela: Venezuela tidak akan mengizinkan vaksin tersebut, dengan alasan "efeknya pada pasien".
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
WHO Peringatkan Skenario...
WHO Peringatkan Skenario Nuklir Terburuk di Iran, Rusia Kutuk Serangan Israel
WHO Ungkap Lebih dari...
WHO Ungkap Lebih dari 16.500 Orang di Gaza Butuh Perawatan Medis Mendesak
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Ikuti Indonesia, Inggris...
Ikuti Indonesia, Inggris Resmi Melarang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Rekomendasi
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Berita Terkini
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved