Ilmuwan Top AS: Peluncuran Vaksin COVID-19 India 'Menyelamatkan Dunia'

Selasa, 16 Maret 2021 - 17:52 WIB
loading...
Ilmuwan Top AS: Peluncuran...
Ilmuwan Top AS: Peluncuran Vaksin COVID-19 India Menyelamatkan Dunia. Foto/Ilustrasi/Scroll
A A A
HOUSTON - Peluncuran vaksin COVID-19 oleh India bekerja sama dengan lembaga global terkemuka telah "menyelamatkan dunia" dari virus Corona baru yang mematikan dan kontribusi negara tidak boleh diremehkan. Hal itu diungkapkan oleh seorang ilmuwan top Amerika.

India disebut sebagai apotek dunia selama pandemi COVID-19 dengan pengalamannya yang luas dan pengetahuan yang mendalam di bidang kedokteran. Negara ini adalah salah satu pembuat obat terbesar di dunia dan semakin banyak negara telah mendekatinya untuk mendapatkan vaksin virus corona.

Dr Peter Hotez, Dekan Sekolah Nasional Kedokteran Tropis di Baylor College of Medicine (BCM) di Houston selama webinar baru-baru ini mengatakan bahwa dua vaksin mRNA mungkin tidak berdampak pada negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, tetapi vaksin India, yang pembuatannya bekerja sama dengan universitas di seluruh dunia seperti BCM dan Universitas Oxford, telah "menyelamatkan dunia" dan kontribusinya tidak boleh diremehkan.



Selama webinar, "COVID-19: Vaksinasi dan Potensi Kembali ke Normal - Jika dan Kapan", Dr Hotez, seorang dokter-ilmuwan yang diakui secara internasional dalam penyakit tropis terabaikan dan pengembangan vaksin, mengatakan bahwa peluncuran vaksin COVID-19 adalah "kado India" kepada dunia dalam memerangi virus.

Regulator obat-obatan India memberikan otorisasi penggunaan darurat kepada Covishield, yang diproduksi oleh Serum Institute of India yang berbasis di Pune setelah mendapatkan lisensi dari perusahaan farmasi Inggris AstraZeneca, dan Covaxin, yang dikembangkan secara mandiri oleh Bharat Biotech yang berbasis di Hyderabad dan ilmuwan Dewan Riset Medis India.

Webinar ini diselenggarakan oleh Kamar Dagang Indo American of Greater Houston (IACCGH).

"Ini adalah sesuatu yang sangat istimewa dan saya melihatnya sendiri karena saya berada di telekonferensi mingguan dengan kolega kami di India, Anda membuat rekomendasi, dan dalam beberapa hari itu selesai dan tidak hanya selesai, tetapi juga dilakukan dengan baik dan dengan ketelitian dan pemikiran yang luar biasa dan kreativitas," kata Dr Hotez, seperti dikutip dari India Today, Selasa (16/3/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Menpar: Prambanan Jadi...
Menpar: Prambanan Jadi Jembatan Pariwisata Budaya dan Spiritual Indonesia-India
Kebakaran Pabrik Sepatu...
Kebakaran Pabrik Sepatu di China Tewaskan Setidaknya 28 Orang
Seret Jenderal Israel...
Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional
Rekomendasi
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
Jayden Adams Tutup Usia,...
Jayden Adams Tutup Usia, Panggung Piala Dunia 2026 Jadi Penampilan Terakhir
Berita Terkini
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved