Bantai Demonstran dengan Peluru, AS: Militer Myanmar Tak Bermoral

Selasa, 16 Maret 2021 - 10:27 WIB
loading...
Bantai Demonstran dengan...
Para demonstran antikudeta Myanmar berlindung di balik barikade saat bentrok dengan pasukan keamanan junta di Mandalay, Myanmar, 15 Maret 2021. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengecam kekerasan militer Myanmar terhadap pengunjuk rasa yang oleh Washington disebut "tidak bermoral dan tidak dapat dipertahankan". Kecaman ini disampaikan setelah pasukan keamanan junta membantai puluhan para pengunjuk rasa dengan peluru pada Minggu, hari paling berdarah sejak kudeta 1 Februari.

Para pendukung pemimpin terpilih yang ditahan Aung San Suu Kyi turun ke jalan lagi kemarin meskipun puluhan pengunjuk rasa tewas pada hari Minggu.

Baca juga: Demo Anti-China Mengerikan di Myanmar, Korban Tewas Jadi 39 Orang

“Junta menanggapi seruan untuk pemulihan demokrasi di Burma [Myanmar] dengan peluru,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Jalina Porter.

“Taktik ini adalah pengingat bahwa militer Burma melakukan kudeta ini untuk keuntungan egois mereka sendiri dan bukan untuk mewakili keinginan rakyat," ujarnya, seperti dikutip Reuters,Selasa (16/3/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Laporan Media: Israel...
Laporan Media: Israel Bangun Jaringan Militer Rahasia di Azerbaijan, Dekat Perbatasan Iran
Murka! Iran: Kami Berhak...
Murka! Iran: Kami Berhak Balas Serangan AS
Rekomendasi
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Berita Terkini
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved