Trump Pecat Inspektur Jenderal yang Selidiki Penjualan Senjata ke Saudi

Selasa, 19 Mei 2020 - 11:16 WIB
loading...
A A A
Para anggota Parlemen telah menuntut agar Gedung Putih, Departemen Luar Negeri, dan Kantor Inspektur Jenderal Departemen Luar Negeri menyerahkan semua dokumen terkait pemecatan Linick pada hari Jumat.

Keputusan Trump untuk memecat Linick langsung memicu tuduhan dari Demokrat bahwa presiden berusaha untuk menghapus akuntabilitas dan melanjutkan pembersihan inspektur jenderal independen yang dipandang sebagai pejabat yang tidak cukup loyal kepadanya. (Baca: Pakar: Ekonomi Jatuh, Era Arab Saudi Berduit Berakhir )

Seorang ajudan Kongres mengatakan pejabat Departemen Luar Negeri baru-baru ini diberitahu tentang kesimpulan Linick dalam penyelidikannya perihal penjualan senjata ke Saudi, dan bahwa Pompeo menolak untuk duduk wawancara dengan Kantor Inspektur Jenderal. Para pejabat Departemen Luar Negeri belum bersedia berkomentar atas laporan ini.

Presiden Trump berada di bawah pengawasan ketat tahun lalu karena menyatakan darurat nasional untuk menjual senjata kepada Kerajaan Arab Saudi, suatu langkah yang dimaksudkan untuk menghindari persetujuan dari Kongres yang berkantor di Capitol Hill.

Undang-undang saat ini mewajibkan cabang eksekutif untuk secara resmi memberi tahu Kongres tentang niat menjual senjata ke negara asing, di mana DPR (Parlemen) dan Senat memiliki waktu 30 hari untuk memilih untuk menghentikan penjualan.

“(Apa) pembenaran hukum untuk keadaan darurat ini? Karena tidak ada keadaan darurat pada akhir hari yang dapat dibenarkan untuk penjualan senjata, tetapi menghindari peran Kongres dalam menasihati dan menyetujui penjualan senjata ke negara-negara asing jelas merupakan hasil dari apa yang dilakukan oleh sekretaris negara," Kata Menendez pada hari Senin di MSNBC.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Trump Belum Nonton Piala...
Trump Belum Nonton Piala Dunia 2026 di Stadion, Presiden FIFA: Berpotensi Picu Pertanyaan Publik
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
Pesawat Cessna Jatuh...
Pesawat Cessna Jatuh di Hutan, 10 Orang Tewas
Rekomendasi
Tampil Stylish Tak Harus...
Tampil Stylish Tak Harus Mahal, Ini 7 Tips Pilih Fashion Pria ala Kreator Konten Muhamad Sadam
Febrie Adriansyah Tersangka...
Febrie Adriansyah Tersangka Korupsi, Kejagung Bentuk Tim Penyidik Khusus
Laga Terakhir di Stadion...
Laga Terakhir di Stadion Dallas: Prancis vs Spanyol Main di Lapangan Premium
Berita Terkini
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Selat Hormuz Makin Tidak...
Selat Hormuz Makin Tidak Aman, Harga Minyak Terus Melonjak
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved