Taiwan Uji Tembak Rudal saat China Latihan Perang Sebulan Penuh

Kamis, 04 Maret 2021 - 00:25 WIB
loading...
A A A
Beijing menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya yang harus dikuasai oleh China, dengan kekerasan jika perlu. China telah menangguhkan saluran komunikasi resmi dengan pulau itu, mengadakan serangkaian latihan perang dan memburu tujuh sekutu Taiwan sejak Tsai Ing-wen, dari Partai Progresif Demokratik yang condong ke kemerdekaan, terpilih sebagai presiden pada tahun 2016 dan menolak untuk menerima prinsip satu-China.

Lebih dari 1.000 pesawat tempur PLA telah memasuki ADIZ barat daya Taiwan sejak tahun lalu sebagai bagian dari kampanye tekanan, yang memicu ketegangan di wilayah tersebut. Para ahli militer memperingatkan risiko insiden yang tidak diinginkan yang dapat memicu konflik lintas selat Taiwan.

Su mengatakan Taiwan menyadari risikonya dan berhati-hati dalam gerakan militernya. "Tes dan latihan ini adalah langkah-langkah keamanan dalam negeri yang ditujukan untuk melindungi Taiwan sambil meningkatkan keterampilan angkatan bersenjata dan tingkat teknologi senjata yang ditanam di dalam negeri Taiwan," kata Su.

Chieh Chung, peneliti keamanan nasional senior di National Policy Foundation, sebuah lembaga think tank partai Kuomintang yang beroposisi, mengatakan Taiwan telah mengembangkan senjatanya sendiri terutama karena kekuatan militer China daratan yang meningkat pesat.

"Dalam mengembangkan senjata kami sendiri, kami berupaya untuk menjaga keseimbangan militer antara kedua belah pihak, atau setidaknya tidak tertinggal tajam," katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
China Klaim Rudal Naga...
China Klaim Rudal Naga Api 480 Mampu Tenggelamkan Kapal Perang AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved