Duterte: Kesepakatan Berakhir Jika AS 'Buang' Nuklir ke Filipina

Senin, 01 Maret 2021 - 22:42 WIB
loading...
Duterte: Kesepakatan...
Presiden Rodrigo Duterte mengatakan, dia akan segera mengakhiri kesepakatan militer bilateral dengan Washington jika senjata nuklir AS dibuang di Filipina. Foto/REUTERS
A A A
MANILA - Presiden Rodrigo Duterte mengatakan, dia akan "segera mengakhiri" kesepakatan militer bilateral dengan Washington jika senjata nuklir Amerika Serikat (AS) dibuang di Filipina. Dia menuturkan, ini karena konstitusi melarang keberadaan senjata nuklir di Filipina .

"Saya telah membuat pernyataan bahwa kami akan mengadopsi kebijakan luar negeri yang independen," kata Duterte saat berbicara di Pangkalan Udara Villamor di Kota Pasay. Baca juga: Filipina ‘Tukar’ Ribuan Perawat dengan Vaksin dari Inggris dan Jerman

"Saya meyakinkan China, bahwa saya tidak akan mengizinkan persenjataan nuklir Amerika disimpan di Filipina," sambungnya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Senin (1/3/2021).

Dia menuturkan, hal ini bukan karena takut akan dimusuhi China, melainkan Konstitusi Filipina melarang kehadiran senjata nuklir di negara itu. Baca juga: Bukan F-35, Jenderal AS Minta Luncurkan Jet Tempur NGAD untuk Kalahkan China

“Kami tidak menginginkannya, tetapi saya memperingatkan Anda bahwa jika saya mendapatkan informasi bahwa persenjataan nuklir di sini dibawa oleh Anda (AS), saya akan segera meminta Anda untuk keluar dan saya akan mengakhiri Perjanjian Visiting Forces (VFA),” katanya.

Diratifikasi pada tahun 1999, VFA membebaskan personel militer AS dari peraturan paspor dan visa ketika mereka datang untuk latihan bersama dan pelatihan pasukan di Filipina.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Gibran Ajak Mahasiswa...
Gibran Ajak Mahasiswa Kunker ke Ende hingga Papua
Perselingkuhan Membuka...
Perselingkuhan Membuka Rahasia Kelam Seorang Polisi di Microdrama V+Short The Next Door Detective
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Berita Terkini
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved