Pengakuan Tentara AS Menangis saat Dihujani Rudal-rudal Iran

Senin, 01 Maret 2021 - 11:56 WIB
loading...
A A A
"[Itu] membuat saya tidak sadarkan diri, [saya] segera kehilangan semua pendengaran saya, [saya] merasa seperti berada di bawah air… diikuti oleh amonia yang paling busuk…debu yang menyapu bungker [dan] melapisi gigi Anda.”

Baca juga: Junta Tembak Mati 18 Demonstran, Media Myanmar Salahkan Pendemo

Mayor Johnson mengatakan kepada kontributor 60 Minutes dan koresponden keamanan nasional CBS News David Martin bahwa dia selamat dari pemboman di sebuah bungker yang pada awalnya dibangun untuk menahan amunisi seberat 60 pon.

Mayor Angkatan Darat Robert Hales, dokter medis berpangkat tertinggi di pangkalan itu, mengatakan dalam program 60 Minutes bahwa serangan itu "seperti film fiksi ilmiah". Selama pemboman, dia berada di dalam kendaraan lapis baja pada jarak yang aman di luar pangkalan dan takut dia akan kembali untuk menemukan ratusan rekan pasukannya tewas.

"Sejujurnya saya berpikir bahwa saya akan kembali, setelah serangan selesai, dan hanya melihat korban massal di seluruh pangkalan," kata Hales kepada Martin.

Tidak ada pasukan AS yang tewas selama serangan itu, tetapi dalam beberapa hari menjadi jelas bahwa itu adalah peristiwa yang menimbulkan korban massal. Lebih dari 100 pria dan wanita tentara AS didiagnosis dengan cedera otak traumatis yang disebabkan oleh gegar otak yang diderita selama pemboman.

Mayor Hales mengatakan kepada 60 Minutes bahwa tidak banyak yang diketahui tentang trauma otak yang disebabkan oleh serangan rudal balistik sebesar itu, sebagian karena sifatnya yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Nanik S Deyang Bakal...
Nanik S Deyang Bakal Diperiksa di Kasus Dugaan Korupsi MBG? Kejagung: Iya Berpotensi
Pelajar Tewas Tersangkut...
Pelajar Tewas Tersangkut Kabel, DPRD Desak Pemprov DKI Jakarta Tata Ulang Pengelolaan Utilitas
Berita Terkini
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved