Terkubur 2.000 Tahun, Arkeolog Temukan Kereta Kuda di Pompeii
Minggu, 28 Februari 2021 - 11:56 WIB
loading...
A
A
A
Gerbong itu dihiasi lembaran perunggu dan panel kayu berwarna merah dan hitam. Di bagian belakang, terdapat berbagai cerita yang terukir di atas perunggu dan medali timah. Langit-langit vila adalah kayu ek Inggris, bahan yang sering digunakan di zaman Romawi, dan telah dilepas dengan hati-hati untuk memungkinkan penyelidikan lebih lanjut.
Arkeolog pertama kali menemukan bagian dari artefak yang muncul dari material vulkanik pada 7 Januari. Beberapa minggu kemudian, seluruh kereta terungkap, secara ajaib masih utuh meskipun bagian ruangan yang menampungnya runtuh.
Taman Arkeologi Pompeii memindahkan artefak ke laboratoriumnya untuk menghilangkan material vulkanik yang tersisa. Pihak Taman Arkeologi Pompeii kemudian akan memulai proses restorasi dan rekonstruksi yang panjang.
Baca juga: Horornya Tragedi Pompeii 2.000 Tahun Silam, Orang Kaya dan Budak Tewas Melepuh
Pihak Taman percaya bahwa kereta tersebut memiliki fungsi seremonial, seperti mengiringi perayaan, parade, dan prosesi. Kereta jenis ini belum pernah ditemukan di Italia sebelumnya, malah menyerupai temuan dari Thrace, di utara Yunani, kata pejabat taman.
"Pompei terus membuat kagum dengan semua penemuannya, dan akan terus melakukannya selama bertahun-tahun yang akan datang, dengan dua puluh hektar yang masih harus digali," kata Menteri Kebudayaan Italia, Dario Franceschini, dalam video pers di Pompeii.
"Tapi yang terpenting, ini menunjukkan bahwa valorisasi dapat terjadi, dan wisatawan dapat tertarik dari seluruh dunia, sementara pada saat yang sama penelitian, pendidikan, dan studi sedang dilakukan," imbuhnya.
Arkeolog pertama kali menemukan bagian dari artefak yang muncul dari material vulkanik pada 7 Januari. Beberapa minggu kemudian, seluruh kereta terungkap, secara ajaib masih utuh meskipun bagian ruangan yang menampungnya runtuh.
Taman Arkeologi Pompeii memindahkan artefak ke laboratoriumnya untuk menghilangkan material vulkanik yang tersisa. Pihak Taman Arkeologi Pompeii kemudian akan memulai proses restorasi dan rekonstruksi yang panjang.
Baca juga: Horornya Tragedi Pompeii 2.000 Tahun Silam, Orang Kaya dan Budak Tewas Melepuh
Pihak Taman percaya bahwa kereta tersebut memiliki fungsi seremonial, seperti mengiringi perayaan, parade, dan prosesi. Kereta jenis ini belum pernah ditemukan di Italia sebelumnya, malah menyerupai temuan dari Thrace, di utara Yunani, kata pejabat taman.
"Pompei terus membuat kagum dengan semua penemuannya, dan akan terus melakukannya selama bertahun-tahun yang akan datang, dengan dua puluh hektar yang masih harus digali," kata Menteri Kebudayaan Italia, Dario Franceschini, dalam video pers di Pompeii.
"Tapi yang terpenting, ini menunjukkan bahwa valorisasi dapat terjadi, dan wisatawan dapat tertarik dari seluruh dunia, sementara pada saat yang sama penelitian, pendidikan, dan studi sedang dilakukan," imbuhnya.
Lihat Juga :