Dubes Busyra: Creativepreneur Bisa Jadi Kunci Penting Perkembangan Indonesia

Kamis, 25 Februari 2021 - 19:58 WIB
loading...
Dubes Busyra: Creativepreneur...
Duta Besar Indonesia untuk Ethiopia, Al Busyra Basnur menuturkan bahwa creativepreneur bisa menjadi kunci dari perkembangan Indonesia di era digital. Foto/Tangkap Layar
A A A
ADDIS ABABA - Duta Besar Indonesia untuk Ethiopia, Al Busyra Basnur menuturkan bahwa creativepreneur bisa menjadi kunci dari perkembangan Indonesia di era digital. Alasannya, karena banyak terdapat anak muda kreatif di Indonesia.

Al Busyra menuturkan, creativepreneur adalah pengusaha yang mendasari bisnis dari ide-ide kreatif berdasarkan pasion, menggunakan media digital.

Creativepreneur dan pemuda seakan-akan identik. Sebab, menurutnya, kebanyakan pelaku industri kreatif yang dia kenal adalah kalangan pemuda.Baca juga: Dubes Al Busyra Basnur Sampaikan Renungan Hari Ibu yang Menggetarkan

"Mereka kaya akan ide kreatif dan berani langkah-langkah besar kedepan, yang kemudian menjadi langkah penting dan bersejarah bagi kehidupan banyak orang dan umat sejagad," ujarnya.

Dia menyebut, statistik pemuda Indonesia pada 2020 menurut BPS adalah satu dan empat penduduk Indonesia adalah pemuda, atau total berjumlah 64,5 juta jiwa.

"Dari tahun 2020 hingga 2030 Indonesia akan mengalami pertumbuhan usia produktif meningkat hingga 70 persen, Di era digital saat ini tentu saja Indonesia membutuhkan creativepreneur untuk memajukan pembangunan nasional, khususnya di bidang perkenomian," ungkapnya.

"Karena itu, tidak diragukan Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk melahirkan lebih banyak lagi creativepreneur," sambungnya. Baca juga: Dubes Al Busyra: Pemuda Miliki Peran Sentral Dalam Diplomasi

Selan itu, ungkapnya, terbukti pula bahwa creativepreneur menjadi tren positif dalam perekonomian Indoneia dan banyak negara di dunia.

Creativepreneur menurutnya, memberikan kontribusi yang signifikan dalam perekonomian Indonesia karena mampu membuka lapangan pekerjaan penting dengan industri kreatifnya

"Creativepreneur sekaligus menjadi alternatif setelah atau disamping industri konvensional yang membutuhkan modal dan sumber daya manusia yang cukup besar. Hal penting lainnya adalah produk yang dihasilkan creativepreneur tidak stagnan dan selalu diperbaharui," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gunung Berapi Tertidur...
Gunung Berapi Tertidur Hampir 12.000 Tahun Tiba-tiba Meletus, seperti Bom Dilempar ke Langit
10 Negara yang Tidak...
10 Negara yang Tidak Pernah Dijajah di Dunia, Sebagian Ada di Asia
10 Nama Negara Terpanjang...
10 Nama Negara Terpanjang di Dunia, Salah Satunya Mantan Penjajah
Dirjen Kemlu Ethiopia...
Dirjen Kemlu Ethiopia Luncurkan Buku Tentang Dubes Indonesia Al Busyra Basnur
Diaspora Indonesia di...
Diaspora Indonesia di Ethiopia Bicara HUT ke-79 Republik Indonesia
Wajah Baru Ethiopia:...
Wajah Baru Ethiopia: Addis Ababa Jadi Hutan Gedung Belantara, Macet Mulai Tiru Jakarta
Negara BRICS Bakal Mengubah...
Negara BRICS Bakal Mengubah Utang Dolar Menjadi Yuan China
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Maraton Microdrama Makin...
Maraton Microdrama Makin Seru di V+Short, Simak Rekomendasinya!
Berita Terkini
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved