Musuhan, Sepupu Assad yang Juga Miliarder Suriah Diancam Dirampas Asetnya
Senin, 18 Mei 2020 - 11:57 WIB
loading...
Presiden Suriah Bashar al-Assad (kiri) dan sepupunya yang juga miliarder Suriah, Rami Makhlouf. Foto/Middle East Monitor/Twitter
A
A
A
DAMASKUS - Miliarder Suriah , Rami Makhlouf, mengaku dipaksa untuk mengundurkan diri dari operator seluler Syriatel atau akan dirampas perusahaan dan asetnya pemerintah. Makhlouf merupakan sepupu Presiden Suriah Bashar al-Assad yang berperan penting dalam pendanaan rezim selama perang sipil di negara tersebut.
Kubu Assad dan sepupunya tersebut telah bermusuhan. Dalam keterangan video untuk ketiga kalinya, Makhlouf menolak mengundurkan diri.
Makhlouf mengatakan keruntuhan Syriatel, penghasil pendapatan utama bagi pemerintah Assad, akan memberikan pukulan "bencana" bagi perekonomian negara.
Makhlouf merupakan pemimpin kerjaaan bisnis Suriah yang mencakup telekomunikasi, real estate, konstruksi dan perdagangan minyak. (Baca: Assad Paksa Sepupu Superkaya Bayar Utang Suriah pada Putin? )
"Jika Anda tidak mematuhi...lisensi akan dicabut dan mereka mengatakan Anda memiliki waktu hingga Minggu untuk mematuhi atau perusahaan akan diambil dan asetnya dirampas," Makhlouf dalam video hari Minggu merujuk pada ancaman yang dia terima.
Kubu Assad dan sepupunya tersebut telah bermusuhan. Dalam keterangan video untuk ketiga kalinya, Makhlouf menolak mengundurkan diri.
Makhlouf mengatakan keruntuhan Syriatel, penghasil pendapatan utama bagi pemerintah Assad, akan memberikan pukulan "bencana" bagi perekonomian negara.
Makhlouf merupakan pemimpin kerjaaan bisnis Suriah yang mencakup telekomunikasi, real estate, konstruksi dan perdagangan minyak. (Baca: Assad Paksa Sepupu Superkaya Bayar Utang Suriah pada Putin? )
"Jika Anda tidak mematuhi...lisensi akan dicabut dan mereka mengatakan Anda memiliki waktu hingga Minggu untuk mematuhi atau perusahaan akan diambil dan asetnya dirampas," Makhlouf dalam video hari Minggu merujuk pada ancaman yang dia terima.
Lihat Juga :