Tampil Perdana di Konferensi Keamanan Munich, Biden: Amerika Kembali
Sabtu, 20 Februari 2021 - 05:27 WIB
loading...
A
A
A
Kepala eksekutif Uni Eropa Ursula von der Leyen mengatakan pada konferensi tersebut bahwa Eropa dan AS harus bergabung bersama dalam perang melawan perubahan iklim dan juga menyetujui kerangka kerja baru untuk pasar digital, membatasi kekuatan perusahaan teknologi besar.
“Saya yakin: Komitmen transatlantik bersama untuk jalur emisi nol-bersih pada tahun 2050 akan menjadikan netralitas iklim sebagai tolok ukur global baru,” kata von der Leyen, presiden Komisi Eropa.
Baca juga: Telepon Netanyahu, Biden Serukan Perdamaian dengan Palestina
“Bersama-sama, kita dapat membuat buku aturan ekonomi digital yang berlaku di seluruh dunia: Seperangkat aturan berdasarkan nilai-nilai kita, hak asasi manusia dan pluralisme, inklusi, dan perlindungan privasi,” sambungnya.
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan kepada para pemimpin bahwa Eropa dan AS harus segera mengirim cukup dosis vaksin COVID-19 ke Afrika untuk menyuntik petugas kesehatan di benua itu atau berisiko kehilangan pengaruh ke Rusia dan China.
Macron mengatakan Afrika membutuhkan 13 juta dosis untuk memvaksinasi semua petugas kesehatannya, sebuah pencapaian yang akan membantu melindungi layanan kesehatan.
Baca juga: AS, Inggris, Prancis dan Jerman Bersatu Melawan Iran Kembangkan Bom Nuklir
"Jika kami mengumumkan miliaran hari ini untuk memasok dosis dalam enam bulan, delapan bulan, setahun, teman-teman kami di Afrika akan, di bawah tekanan yang dibenarkan dari rakyat mereka, membeli dosis dari China dan Rusia," kata Macron kepada Konferensi Keamanan Munich.
"Dan kekuatan Barat akan menjadi sebuah konsep, dan bukan kenyataan," cetusnya.
“Saya yakin: Komitmen transatlantik bersama untuk jalur emisi nol-bersih pada tahun 2050 akan menjadikan netralitas iklim sebagai tolok ukur global baru,” kata von der Leyen, presiden Komisi Eropa.
Baca juga: Telepon Netanyahu, Biden Serukan Perdamaian dengan Palestina
“Bersama-sama, kita dapat membuat buku aturan ekonomi digital yang berlaku di seluruh dunia: Seperangkat aturan berdasarkan nilai-nilai kita, hak asasi manusia dan pluralisme, inklusi, dan perlindungan privasi,” sambungnya.
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan kepada para pemimpin bahwa Eropa dan AS harus segera mengirim cukup dosis vaksin COVID-19 ke Afrika untuk menyuntik petugas kesehatan di benua itu atau berisiko kehilangan pengaruh ke Rusia dan China.
Macron mengatakan Afrika membutuhkan 13 juta dosis untuk memvaksinasi semua petugas kesehatannya, sebuah pencapaian yang akan membantu melindungi layanan kesehatan.
Baca juga: AS, Inggris, Prancis dan Jerman Bersatu Melawan Iran Kembangkan Bom Nuklir
"Jika kami mengumumkan miliaran hari ini untuk memasok dosis dalam enam bulan, delapan bulan, setahun, teman-teman kami di Afrika akan, di bawah tekanan yang dibenarkan dari rakyat mereka, membeli dosis dari China dan Rusia," kata Macron kepada Konferensi Keamanan Munich.
"Dan kekuatan Barat akan menjadi sebuah konsep, dan bukan kenyataan," cetusnya.
Lihat Juga :