Bantah Menghina, Biden Akhirnya Telepon PM Israel Netanyahu
Kamis, 18 Februari 2021 - 10:10 WIB
loading...
A
A
A
Penundaan dalam panggilan telepon kehormatan tradisional secara luas dianggap oleh para analis sebagai tanda bahwa Biden tidak ingin terlihat mendukung Netanyahu menjelang pemilihan umum Israel pada 23 Maret.
Beberapa orang mengatakan itu bisa menandakan hubungan yang lebih dingin jika Netanyahu kembali memenangkan pemilu, tetapi tidak ada tanda-tanda ketegangan langsung dalam laporan yang relatif hambar tentang seruan yang dikeluarkan oleh kedua pemerintah.
"Itu adalah percakapan yang bagus," kata Biden kepada wartawan di Oval Office tempat dia bertemu dengan para pemimpin buruh AS, seperti dikutip Reuters, Kamis (18/2/2021).
Kantor Netanyahu juga mengonfirmasi percakapan telepon tersebut. Menurut kantor itu, Biden dan Netanyahu berbicara selama sekitar satu jam tentang berbagai masalah termasuk ancaman Iran dan hubungan Israel dengan negara-negara Arab dan Muslim.
"Kedua pemimpin itu mencatat hubungan pribadi mereka yang sudah berlangsung lama," kata kantor Netanyahu dalam sebuah pernyataan.
Gedung Putih mengatakan diperlukan konsultasi lebih lanjut tentang masalah Iran.
Beberapa orang mengatakan itu bisa menandakan hubungan yang lebih dingin jika Netanyahu kembali memenangkan pemilu, tetapi tidak ada tanda-tanda ketegangan langsung dalam laporan yang relatif hambar tentang seruan yang dikeluarkan oleh kedua pemerintah.
"Itu adalah percakapan yang bagus," kata Biden kepada wartawan di Oval Office tempat dia bertemu dengan para pemimpin buruh AS, seperti dikutip Reuters, Kamis (18/2/2021).
Kantor Netanyahu juga mengonfirmasi percakapan telepon tersebut. Menurut kantor itu, Biden dan Netanyahu berbicara selama sekitar satu jam tentang berbagai masalah termasuk ancaman Iran dan hubungan Israel dengan negara-negara Arab dan Muslim.
"Kedua pemimpin itu mencatat hubungan pribadi mereka yang sudah berlangsung lama," kata kantor Netanyahu dalam sebuah pernyataan.
Gedung Putih mengatakan diperlukan konsultasi lebih lanjut tentang masalah Iran.
Lihat Juga :