Palestina Tuduh Israel Cegah Pengiriman Vaksin COVID-19 ke Gaza
Selasa, 16 Februari 2021 - 07:10 WIB
loading...
A
A
A
Pejabat PA mengatakan mereka mengajukan permintaan transfer ke otoritas pertahanan Israel segera setelah menerima pengiriman awal 10.000 dosis vaksin Sputnik V Rusia di Tepi Barat pada 4 Februari.
"Hari ini, 2.000 dosis vaksin Sputnik V Rusia dipindahkan untuk memasuki Jalur Gaza, tetapi otoritas pendudukan mencegah masuknya mereka," bunyi pernyataan dari Menteri Kesehatan PA Mai Alkaila.
"Dosis ini ditujukan untuk staf medis yang bekerja di ruang perawatan intensif yang ditujukan untuk pasien COVID-19, dan untuk staf yang bekerja di bagian gawat darurat," lanjut menteri tersebut.
Baca juga: Para Diplomat Barat Peringatkan Militer Myanmar: Dunia Sedang Menonton!
Paket kiriman vaksin itu akhirnya dikembalikan ke Ramallah karena perlu disimpan di bawah suhu dingin.
Penundaan itu menyoroti tantangan yang mungkin dihadapi warga Palestina di seluruh Tepi Barat dan Gaza—dua wilayah yang terbagi secara geografis yang sebagian direbut Israel dalam perang 1967 dan yang merupakan rumah bagi 5,2 juta warga Palestina.
"Hari ini, 2.000 dosis vaksin Sputnik V Rusia dipindahkan untuk memasuki Jalur Gaza, tetapi otoritas pendudukan mencegah masuknya mereka," bunyi pernyataan dari Menteri Kesehatan PA Mai Alkaila.
"Dosis ini ditujukan untuk staf medis yang bekerja di ruang perawatan intensif yang ditujukan untuk pasien COVID-19, dan untuk staf yang bekerja di bagian gawat darurat," lanjut menteri tersebut.
Baca juga: Para Diplomat Barat Peringatkan Militer Myanmar: Dunia Sedang Menonton!
Paket kiriman vaksin itu akhirnya dikembalikan ke Ramallah karena perlu disimpan di bawah suhu dingin.
Penundaan itu menyoroti tantangan yang mungkin dihadapi warga Palestina di seluruh Tepi Barat dan Gaza—dua wilayah yang terbagi secara geografis yang sebagian direbut Israel dalam perang 1967 dan yang merupakan rumah bagi 5,2 juta warga Palestina.
Lihat Juga :