Iran Uji Coba Rudal Pintar dengan Jangkauan 300 Km
Senin, 15 Februari 2021 - 06:06 WIB
loading...
A
A
A
Dalam beberapa bulan terakhir, Iran telah meningkatkan latihan militernya ketika negara itu mencoba menekan Presiden AS Joe Biden untuk memasukkan kembali Washington dalam perjanjian nuklir 2015 yang telah ditinggalkan pendahulunya; Donald Trump. Biden mengatakan Amerika dapat bergabung kembali dengan kesepakatan itu.
Baca juga: Pangkalannya Kembali Kebobolan, Militer Israel Dipermalukan
Pada hari Kamis lalu, IRGC Iran melakukan latihan tempur di dekat perbatasan Irak menggunakan drone, helikopter, dan tank.
Trump pada 2018 secara sepihak menarik AS keluar dari perjanjian nuklir Iran, di mana Teheran telah setuju untuk membatasi pengayaan uraniumnya dengan imbalan pencabutan sanksi ekonomi.
Setelah "mengkhianati" perjanjian itu, AS kemudian menerapkan kembali sanksinya terhadap Iran. Teheran juga secara bertahap dan secara terbuka mengabaikan larangan pengembangan program nuklir yang tertulis dalam kesepakatan 2015.
Baca juga: Pangkalannya Kembali Kebobolan, Militer Israel Dipermalukan
Pada hari Kamis lalu, IRGC Iran melakukan latihan tempur di dekat perbatasan Irak menggunakan drone, helikopter, dan tank.
Trump pada 2018 secara sepihak menarik AS keluar dari perjanjian nuklir Iran, di mana Teheran telah setuju untuk membatasi pengayaan uraniumnya dengan imbalan pencabutan sanksi ekonomi.
Setelah "mengkhianati" perjanjian itu, AS kemudian menerapkan kembali sanksinya terhadap Iran. Teheran juga secara bertahap dan secara terbuka mengabaikan larangan pengembangan program nuklir yang tertulis dalam kesepakatan 2015.
(min)
Lihat Juga :